Sering Bikin Macet, Pedagang Simpang Rujak Direlokasi

1216
Pesona Indonesia
Banyak mobil yang parkir di badan jalan sehingga membuat macet jalan raya simpang rujak, Kampung Seraya. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Banyak mobil yang parkir di badan jalan sehingga membuat macet jalan raya simpang rujak, Kampung Seraya.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 36 pedagang kaki lima di Simpang Rujak Seraya dalam waktu dekat akan direlokasi. Tim terpadu sudah mengumpulkan para pedagang dan mengimbau untuk meninggalkan tempat tersebut.

“Sudah kita lakukan pertemuan dan mediasi. Kita berharap, kalau mereka bisa pindah sendiri. Tetapi memang kita siapkan lahan relokasi. Tetapi saya tidak bisa berbicara di mana yang kita siapkan,” kata Cecep Rusmana, Direktur Pengamanan BP Batam, Selasa (15/3).

Cecep mengatakan simpang rujak, Kampung Seraya tidak layak dijadikan tempat berjualan. Terlalu dekat dengan jalan raya.

“Di sana sudah sering terjadi kecelakaan. Lahan untuk parkir juga tidak ada di sana. Banyak mobil yang parkir di badan jalan sehingga membuat macet,” katanya.

Ditanya mengenai kios liar lainnya, yang tak kunjung ditertibkan BP Batam dan Pemko Batam, Cecep tidak mau komentar banyak. Menurutnya, semua bangunan tak resmi tetap akan ditertibkan.

“Kita lakukan secara bertahap. Beberapa waktu lalu ruli di depan Anggrek Mas sudah kita tertibkan, yang lainnya akan kita tertibkan juga. Sabar saja,” katanya.

Hendri, kepala Satpol PP Kota Batam mengakui pertemuan dengan para pedagang berjalan lancar. Kemungkinan pertemuan lanjutan akan dilakukan. Selain untuk keselamatan pedagang, relokasi ini juga untuk keselamatan warga lainnya.

“Sangat tidak memungkinkan berjualan di sana. Padahal jalur itu ramai dilintasi kendaraan berat. Kita akan lakukan penertiban beberapa kali,” katanya.

Hendri berharap kepada semua pemilik kios liar, pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, untuk bisa pindah. Dipastikan penertiban akan dilakukan oleh tim terpadu. (ian)

Respon Anda?

komentar