Bintan Masuk Nominasi, 10 Besar LPPD Terbaik Se Indonesia

558
Pesona Indonesia
Bupati Bintan Apri Sujadi. foto:jailani/batampos
Bupati Bintan Apri Sujadi. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Direktorat Jendral (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyambangi Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, di Desa Bintan Buyu, Bandar Sri Bentan, Rabu (16/3). Kedatangan Dirjen Otda ini, untuk melihat langsung sistem penyelenggaraan pemerintahan yang diterapkan hingga membuat Pemkab Bintan masuk nominasi 10 besar Lembaga Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2016.

“Rombongan dari Kemendagri ingin memastikan kebenaran sistem pemerintahan yang diterapkan Pemkab Bintan. Pasalnya Pemkab Bintan telah masuk nominasi 10 besar LPPD se Indonesia. Jadi kita ingin tahu apa yang dilakukan seluruh aparatur pemerintahannya,” ujar Ketua Rombongan Dirjen Otda, Kemendagri, Nurwahyudi usai bertemu Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam serta Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Bintan di Ruang Rapat Utama, Kantor Bupati Bintan.

Selain melihat sistem pemerintahan yang diterapkan Pemkab Bintan secara langsung, lanjutnya, Keberadaan Dirjen Otda Kemendagri di Kabupaten Bintan ini juga untuk melakukan penilaian kembali dalam mencari posisi enam besar. Sehingga mereka akan menetap di kawasan Bintan selama tiga hari sejak 15-17 Maret.

Sedangkan untuk pengumuman hasil penilaian LPPD dari 10 nominasi menjadi enam nominasi ini akan disejalankan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah Nasional pada 25 April mendatang di Istana Merdeka, Jakarta.

“Kita menilai berbagai macam inovasi, pembangunan dan berbagai macam aspek lainnya yang diterapkan,” katanya.

Kepala Bappeda Bintan, Setioso mengatakan dirinya telah menjelaskan secara rinci mengenai perkembangan pembangunan di Kabupaten Bintan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Diantaranya berbagai macam inovasi dan pembangunan dari berbagai aspek. Karena inovasi dalam pembangunan merupakan objek penilaian dari Kemendagri .

“Yang menjadi objek pemaparan kita tadi seperti mengenai pelayanan informasi tata ruang online, pelayanan terpadu, serta program pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Namun yang lebih menarik dari program yang dipaparkan yaitu upaya relokasi suku laut, pembangunan pelabuhan berakit, budidaya bakau, pemberdayaan masyarakat pesisir, inovasi pelayanan tata ruang sebagai kemudahan bagi para investor.

Padahal menurutnya, pogram yang disukai tim penilai tersebut merupakan program lama yang sudah dilaksanakan semasa rezimnya Ansar Ahmad-Khazalik priode 2010-2015. Bahkan program ini telah sukses dilaksanakan di Bintan kala itu.

“Pogram lama yang sukses dilaksanakan Bintan ternyata menjadi daya tarik sendiri. Khusus suku laut di Bintan kala itu sudah dimukimkan di dua titik, di air kelubi dan berakit. Program iniah yang menjadi perbedaan bagi Bintan dari 9 daerah lain yang juga masuk dalam nominasi penghargaan,” akunya.

Sementara, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan seluruh jajaran Pemkab Bintan akan terus bekerja keras dan berusaha untuk merebut posisi terbaik dari penilaian LPPD 2016 ini.

“Kami akan melengkapi syarat dan berkas yang dibutuhkan rombongan Kemendagri sebagai bahan penilaian,” ungkapnya. (ary/bpos).

Respon Anda?

komentar