Jelang Sensus Ekonomi, BPS Kumpulkan Pengusaha Tanjungpinang

959
Pesona Indonesia

sensus-ekonomi-2016batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang mengundang para pengusaha yang ada di Kota Tanjungpinang dalam Seminar Sensus Ekonomi yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (16/3) kemarin.

“Ini merupakan bentuk sosialisasi agar semua usahawan dapat bekerja sama dengan memberikan informasi yang valid,” ujar Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Hamizar usai Seminar Sensus Ekonomi di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (16/3).

Dikatakan Hamizar, pemilik usaha tidak perlu khawatir dan takut dengan kedatangan petugas. Sebab, apa yang akan ditanyakan juga sangat sederhana. Seperti, nama usaha atau perusahaan, alamat usaha, kegiatan utama usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, jaringan perusahaan, nilai pengeluaran, nilai pendapatan, permodalan, kendala dan prospek usaha. “Sangat sederhana sebenarnya ” ujarnya.

Hamizar melanjutkan, SE memiliki manfaat yang dapat dirasakan pelaku usaha, pemerintah, akademisi dan tentunya masyarakat. Bagi pelaku usaha, posisi dan peluang usaha serta daya saing dapat dengan mudah diketahui. Bagi pemerintah, hasil sensus dapat dijadikan landasan perencanaan dan pengambilan kebijaksanaan serta evaluasi kegiatan. Sementara bagi peneliti dapat dijadikan sebagi bahan penelitian ilmiah dan pengamatan bidang ekonomi. “Sedangkan bagi masyarakat, tentu dapat menerima manfaat dari kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah,” ujarnya.

Karena itu, Hamizar meminta kepada pemilik usaha, jika didatangi petugas, maka jawablah pertanyaan dengan keadaan sebenarnya. “Sensus ini tidak berhubungan dengan pajak dan data yang diperoleh dilindungi undang-undang (UU) nomor 16 tahun 1997 tentang statistik,” ujarnya,

Untuk memperluas sosialisasi kepada masyarakat, BPS Kota Tanjungpinang akan menggelar apel dan konvoi sensus ekonomi. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Jumat (18/3) mendatang. “Hari itu akan digelar apel siaga yang akan diikuti oleh 500 orang,” ujar Hamizar. Setelah apel, konvoi akan dilaksanakan mulai dari Lapangan Ahmad Yani menuju Batu Hitam yang akan diiringi oleh 100 unit angkutan kota (angkot).

Sementara Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang, Riono yang hadir dalam kesempatan tersebut meminta aparatur pemerintah juga berperan aktif dalam pelaksanaan sensus ekonomi. “Terutama camat, lurah, Ketua RT dan RW nya,” ujar Riono.

Kepada para aparat pemerintah tersebut, Riono meminta untuk sama-sama memberikan pemahaman terkait sensus ekonomi di lingkungan masing-masing. “Mudah-mudahan tidak ada kendala di lapangan nantinya,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar