Kisah Dibalik Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat PLN Batam

2109
Pesona Indonesia
Nova Aida (berbaju kuning) tengah beraksi. Yoga (paling kanan) cermat melihat ke layar kamera. foto: humas pln batam untuk batampos.co.id
Nova Aida (berbaju kuning) tengah beraksi. Yoga (paling kanan) cermat melihat ke layar kamera.
foto: humas pln batam untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dari berbincangan di ruang kemudi Humas PLN Batam melahirkan iklan kampanye anti pencurian listrik.

Sudah nonton kan iklannya?! Hmm.. itu loh.. yang tayang di videotron di simpang jalan raya di Batam.

“Awalnya sih perbincangan santai di mobil sambil nyetir antara saya dengan Pak Rudi,” kisah Yoga Perdana Sulastama, Communication & External Relation Humas PLN Batam sembari kedua tangannya memeragakan sedang menyetir mobil.

Ide ini muncul pada awal februari lalu.

Ide itu lalu ditindak lanjuti seluruh awak Humas PLN Batam yang berjumlah empat orang.

“Kami berdiskusi di tempat ini,” ujar Rudi Antono, Manajer Humas PLN Batam saat ditemui di ruang rapat Humas PLN Batam.

“Semua orang berpendapat, bebas,” lanjut Rudi.

“Di sini ada beda gaji tapi tak ada beda senioritas, ide siapa bagus itu yang dipakai meski itu ide anak buah saya,”seloroh Rudi.

Konsep ketemu, kampanye pencurian listrik.

Rudi dan tim mulai mencari brand ambassador untuk PLN Batam yang akan didapuk sebagai aktor dalam video yang akan digarap.

Sejumlah nama cewek-cewek cantik, mereka kantungi.
Mereka membahas satu per satu.

“Ada banyak talent yang kami nilai,” jelas Rudi.

Talent yang dimaksud jangan dibayangkan seperti layaknya audisi di tivi. Tak ada itu. Ini disebut silent audition. Nama-nama talent dan fotonya saja  yang mereka bahas sendiri. Tentu saja mereka sudah mengenal setiap talent yang dimaksud.

“Ada MC, karyawan, ada pula orang media,” imbuh Rudi.

Sayang Rudi dan Yoga tak buka suara siapa saja talent yang mereka seleksi itu.

Kriteria tak banyak, yang terpenting ialah bisa menjadi duta bagi PLN Batam.

“Bagaimanapun mereka harus bisa menjaga nama baik PLN Batam,” Rudi membuka rahasia utama syarat talent yang dicari.

Singkat cerita mereka menemukan satu talent.

Suasana saat pengambilan gambar. foto: humas pln batam untuk batampos.co.id
Suasana saat pengambilan gambar.
foto: humas pln batam untuk batampos.co.id

“Dari sisi fisik sih oke, kami memilih dia meski kami belum memberitahunya,” Yoga menyusul memberi keterangan.

Satu langkah lagi perempuan yang seorang MC itu menjadi ambasador PLN Batam dalam iklan yang akan ditayangkan di videotron di Batam.

Pada detik akhir itu Yoga mencetuskan ide pada Rudi, bosnya di Humas PLN Batam.

“Kenapa tidak Si Nova saja Pak,” cetus Yoga pada Rudi.

Nova yang dimaksud Yoga ialah Nova Aida staf Humas BP Batam.

Rudi Setuju.

Tugas Rudi menghubungi Nova dan bos Nova di BP Batam.

Deal, ….

Nova diskenariokan sebagai cewek genit yang sangar. Cowok boleh mendekatinya asal tidak mencuri listrik.

“Kami pilih jalan cerita ini sebab pelaku pencurian listrik, ya cowok,” jelas Yoga dan Rudi.

Meski ini iklan layanan masyarakat, kalau Anda lihat video iklan ini di videotron yang ada di simpang jalan di Batam, Anda tak akan menjumpai logo PLN Batam.

“Itu kami sengaja, kami ingin orang tak langsung tahu ini iklan PLN Batam, kami ingin orang menikmati video ini,” urai Yoga yang sekaligus selaku sutradara.

Proses syuting berjalan sekitar delapan jam, tetapi dengan periapan awal, total memakan tempo 12 jam. Dari pukul 8 pagi hingga 8 malam.

Ada dua versi video yang dibuat.

Penggarapan video ini boleh dibilang inhouse. PLN Batam hanya menghadirkan seorang videografer. Video direkam dengan kamera DSLR Canon 5D plun pencahayaan sederhana.
Yoga mengatakan, “semua serba minimalis, syuting di lakukan di kantor PLN Batam ini.”

Yoga mengakui masih ada kekurangan di sana-sini tapi nampak ada kepuasan di raut wajah Yoga maupun Rudi.

Berbagai komentar datang ke mereka, memuji. PLN pusat (persero) pun rupanya sudah melihat video ini secara viral melalui media sosial.

“Kami kaget juga rupanya mereka sudah tahu,” ucap Rudi sembari melihatkan media sosial di ponselnya.

Yoga mengatakan, secara berkala mereka akan mengevaluasi keefektivan video iklan layanan masyarakat mereka itu.

“Kalau kami nilai sudah tidak efektif ya kami ganti,” tegasnya.

Yap… ada kesempatan jadi talent nih….  (putut ariyotejo, batam)

Respon Anda?

komentar