Mobil yang Ditumpangi Satu Keluarga Terjun ke Jurang

867
Pesona Indonesia
Anggota Satlantas Polres Bintan sedang melihat mobil sedan Honda Civic BP 1708 HD yang terbalik di semak-semak. foto:harry/batampos
Anggota Satlantas Polres Bintan sedang melihat mobil sedan Honda Civic BP 1708 HD yang terbalik di semak-semak. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Satu keluarga mengalami kecelakaan di Jalur Lintas Barat yang sedang digesa pengerjaannya oleh Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN), Rabu (16/3) sekitar pukul 5.30 WIB. Satu keluarga asal Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, itu mengalami luka parah akibat mobil sedan Honda Civic BP 1708 HD yang ditumpangi hilang kendali saat berusaha mengelak alat berat proyek pengaspalan hingga membuat mobil tersebut terjun bebas ke jurang yang dipenuhi semak-semak dan terbalik.

“Korban sudah kita larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjunguban. Mereka semua tidak mengalami luka parah,” ujar Kasatlantas Polres Bintan, AKP Yunita Stevani saat diwawancarai tak jauh dari Bintan Villa, Jalur Lintas Barat, Batu 33, Kecamatan Teluk Bintan.

Satu keluarga yang tinggal di Jalan Permaisuri RT 03/RW 04, Tanjunguban, itu diantaranya Raga 43, Maria 63, Miba 10, dan Ami 5. Mobil yang mereka tumpangi datang dari arah Tanjunguban hendak ke arah Tanjungpinang. Setibanya di lokasi depan Bintan Villa, Jalur Lintas Barat, Batu 33, pengemudi mobil tak melihat jelas bahwa jalur yang akan dilintasinya tersebut sedang dalam perbaikan.

Karena mobil tersebut berkecepatan tinggi, maka tanpa sengaja menerobos jalur yang dipenuhi batu kerikil. Namun naasnya di jalur tersebut ada alat berat yang beraktifitas melakukan pengaspalan. Sehingga dengan spontan, pengemudi mobil banting stirnya hingga terjun ke jurang yang dipenuhi semak-semak dan terbalik.

Ketika mobil yang ditumpangi satu keluarga itu terbalik, sambungnya, pekerja proyek perbaikan Jalur Lintas Barat yang berada di TKP menghubungi anggota Satlantas Polres Bintan. Beberapa menit kemudian, polisi datang dan melakukan evakuasi dengan melarikan satu keluarga yang mengalami luka-luka tersebut ke RSUD Tanjunguban.

“Mobil sedan yang ditumpangi satu keluarga tersebut juga sudah kita evakuasi ke Pos Lantas Gesek. Saat ini kita akan panggil pihak kontraktor pengerjaan proyek tersebut karena kelalaiannya menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar