Razia Lapas, Anggota BNN Disambut Batu dan Piring Terbang

1911
Pesona Indonesia
Suasana di Lapas Muaro Padang yang sempat ricuh saat petugas BNN Provinsi Sumatera Barat melakukan razia, Rabu (16/03/2016). Foto: Syawal/Padang Ekspres
Suasana di Lapas Muaro Padang yang sempat ricuh saat petugas BNN Provinsi Sumatera Barat melakukan razia, Rabu (16/03/2016). Foto: Syawal/Padang Ekspres

batampos.co.id -Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat memutus mata rantai peredaran narkoba di Lembaga Permasyarakatan Klas II A Muaro Padang, Rabu (16/3/2016), mendapat perlawanan dari para narapidana. Akibatnya, seorang anggota BNN wajahnya lebam ditonjok napi, satu lainnya sempat dicekik.

BNN Provinsi Sumbar sebenarnya tak datang sendiri. Mereka dibantu Anggota Sabhara Polresta Padang, POM AD1/4 Padang, personel Anggota Brimob Polresta Padang, dan juga petugas dari Kanwil Hukum dan HAM.

Razia dipimping langsung Kepala BNNP Sumbar M. Ali Azhar dan Kakanwil Hukum Dan Ham Propinsi Sumbar Ansaruddin

Pantauan Padang Ekspres (grup batampos.co.id) di dalam Lapas Muaro, razia dimulai pukul 16.00 WIB. Sebelum mereka masuk, mereka apel bersama dihalaman lapas Muaro. Setelah itu tim gabungan bergerak ke dalam Lapas Muaro.

Begitu masuk, teriakan para warga binaan menyambut kedatangan petugas. Suasana mulai gaduh. Petugas tetap masuk untuk melakukan penggeledahan dan mengecek urine warga binaan.

Petugas langsung menuju kamar-kamar di Blok 7A. Secara bergantian urine mereka diperiksa. Sembari diperiksa, petugas lainnya menggeledah kamar itu untuk mencari narkoba.

Warga binaan lainnya tak diam. Mereka terus melontarkan kata-kata kasar terhadap petugas. Melihat suasana tidak oindusif, petugas mundur.  Begitu hendak mundir, warga binaan sudah melayangkan batu, piring, buah-buahan, dan air selokan kepada para petugas.

Naas bagi salah seorang anggota BNNP Sumbar. Lemparan mengenai bagian pipinya hingga lebam.

“Saya berusaha menutup pintu, namun agak tertahan. Seketika itu ada batu yang mengarah pada saya, untung tidak mengenai mata,” ujar petugas BNNP Sumbar, yang meminta jangan disebutkan namanya.

Sementara, seorang petugas dari Kanwil Kemenkumham mendapat cekikan dari warga binaan yang menolak untuk dites urine.

“Ketika diberi arahan untuk cek urine, tiba-tiba saja ada salah seorang warga binaan yang memberontak dan mencekik saya. Untung bisa dilepaskan,” katanya. (cr2/sam/jpnn)

Respon Anda?

komentar