Sejak Kecelakaan 2013, Schumacher Tak Ada Kabar

485
Pesona Indonesia
Schumacher
Schumacher

batampos.co.id – Apa kabar legenda Formula One (F1), Michael Schumacher? Masih misterius.

Lama tak terdengar kabarnya usai mengalami kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpen pada Desember 2013, pihak keluarga masih enggan buka suara. Meski telah berselang dua tahun, keluarga Schumacher menolak untuk menceritakan kondisi pria berusia 47 tahun itu.

Rasa pesimis juga disampaikan oleh manajer Schumacher, Sabine Kehm. Ia mengatakan hingga kini belum ada perkembangan signifikan terkait keadaan Schumacher.

“Sampai saat ini saya belum melihat perubahan berarti,” ujar Kehlm, seperti diwartakan Sportsmole, Rabu (16/3/2016). Perempuan berambut pirang itu juga tak menampik bahwa dirinya diminta untuk tidak buka suara mengenai keadaan Schumacher.

“Setiap kata yang diucapkan akan memancing penjelasan lainnya. Itu tidak akan pernah berhenti. Kehidupan pribadi Michael adalah sesuatu yang sangat rahasia, bahkan sebelum kecelakaan. Saya kira semua orang tahu mengenai hal tersebut,” lanjut Kehm.

Demi pengobatan, Michael Schumacher harus menggelontorkan banyak dana untuk perawatan sejak mengalami kecelakaan saat bermain ski di Prancis dua tahun lalu dan harus menjalani rawat jalan di rumahnya di Swiss.

Keluarganya harus merogoh kocek hingga 140 ribu Euro (Rp 2 miliar) per pekan. Kabar bahwa sang istri telah menjual helicopter dan pesawat pribadi untuk membiayai pengobatan Schumie sudah tersebar.

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan membatalkan kontrak sponsor yang tentu mengurangi sumber pendapatannya. Namun ternyata dia tak ujug-ujug jatuh miskin.

Kabar terakhir yang dilansir majalah Bilanz Swiss menyebutkan bahwa pembalap Jerman itu masih tercatat sebagai sosok F1 terkaya kedua di negara itu.

Kekayaannya terendus tak kurang dari EUR 700 juta (Rp 10 triliun). Kekayaannya hanya kalah dari F1 Supremo Bernie Ecclestone yang punya EUR 2,8 miliar (Rp 42 triliun). Ecclestone juga tinggal di Swiss dan menduduki rangking teratas majalah Bilanz. (cak/jos/jpnn)

Respon Anda?

komentar