Tingkatkan Pelayanan, Imigrasi Sosialisasi Penerbitan Paspor

690
Pesona Indonesia
Sosialisasi prosedur penerbitan paspor di Kundur. foto:imam soekarno/batampos
Sosialisasi prosedur penerbitan paspor di Kundur. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Dalam upaya meningkatkan pelayanan penerbitan dokumen perjalanan Republik Indonesia (paspor), kantor Imigrasi kelas II Tanjungbalai Karimun menggelar rapat koordinasi antar instansi, dan masyarakat, Rabu (16/3). Rakor secara resmi dibuka Ryawantri Nurfatimah, Kasi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian di Hotel Safari Raya Tanjungbatu.

Kegiatan sosialisasi prosedur penerbitan paspor menghadirkan dua narasumber dari Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Berthy Mustika, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun Muhd Tahar. Dalam pemaparanya Berthy menyebutkan, kepemilikan paspor cukup penting bagi warga negara Indonesia sehingga harus diurus sesuai dengan dokumen aslinya. Selain itu kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi paspor. Tetapi lebih mengenalkan kepada masyarakat jika imigrasi bukan sekadar menerbitkan paspor.

“Imigrasi memprioritaskan penerbitan untuk masyarakat Kabupaten Karimun dan selama ini tidak pernah membuka kran penerbitan paspor untuk masyarakat di luar Karimun. Mengurus paspor cukup mudah sesuai dengan persyaratan permohonan paspor sesuai dengan PP Nomor 31 ayat 49 tahun 2003. Jadi silahkan masyarakat untuk mengurus paspor sesuai dengan prosedur yang ada,” tegas Berthy.

Sementara Kadiscapil Muhd. Tahar mengakui banyak masyarakat menyepelekan masalah dokumen pribadi seperti mengurus KTP, akte kelahiran dan yang baru kartu identitas anak (KIA). Dalam hal ini diimbau masyarakat lebih sadar untuk segera mengurus dokumen sesuai dengan data aslinya. Terutama masalah kartu identitas anak (KIA) sesuai dengan Permendagri Nomor 02 tahun 2016. Kita harapkan kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melengkapi dokumen pribadi karena antara Dinas kependudukan catatan sipil dengan keimigrasian saling terkait. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar