Deteksi Narkoba, Bea Cukai Batam Dibantu Anjing Pelacak

1115
Pesona Indonesia
Anjing Pelacak (K9). Sumber Foto: doliphoto
Anjing Pelacak (K9). Sumber Foto: doliphoto

batampos.co.id – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam saat ini meningkatkan pengawasan terhadap penyelundupan narkotika di sejumlah pintu masuk Batam. Salah satunya dengan menggunakan anjing pelacak atau disebut K-9.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan Pelayanan Informasi (KPLI), Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kunto Prasti menjelaskan pihaknya telah memiliki tiga ekor anjing pelacak. Anjing ini ditempatkan di objek vital seperti Pelabuhan Internasional Batamcentre dan Bandara Internasional Hang Nadim.

“Sudah ada tiga ekor. Dan selalu kita gunakan,” ujar Kunto di KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kamis (17/3/2016).

Kunto mengatakan penggunaan anjing pelacak tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan alat pendeteksi narkotika lainnya, seperti mesin x-ray. Dimana anjing ini mempunyai kemampuan khusus untuk mengendus keberadaan narkotika.

“Kalau penumpang bawa sabu pasti akan diketahui. Dan juga bisa dengan cepat mengendus barang bawaan penumpang,” terangnya.

Dia menerangkan selain penggunaan anjing pelacak, pihaknya terus meningkatkan kemampuan petugas dalam mengawasi penumpang. Petugas diberi pelatihan khusus untuk membaca gerak gerik pelaku penyelundupan narkotika.

“Kalau tetap lewat dari x-ray, ada petugas yang melakukan pengawasan. Bagaimanapun juga gerak-gerik pelaku akan berbeda dengan penumpang biasa,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) KPU BC Tipe B Batam, Akhiyat Mujayin mengatakan pihaknya selama awal tahun 2016 telah mengungkap 18 kasus penyelundupan narkotika melalui Batam. Rata-rata penyelundupan terdeteksi mesin x-ray.

“Tahun ini penyelundupan narkotika sangat tinggi. Dan kita perlu meningkatkan pengawasan ditambah dengan kerjasama dengan instansi lainnya,” papar Mujayin.

Dia menambahkan dari pengungkapan itu pelaku memiliki berbagai modus, seperti memasukkan sabu ke dalam anggota tubuh, di dalam barang bawaan serta di dalam sepatu. (opi/bp)

Respon Anda?

komentar