Jumlah Perkara Pidana di Kejaksaan Lingga Meningkat Tajam

1265
Pesona Indonesia
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Daik Lingga, Jufri. foto:wijaya satria/batampos
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Daik Lingga, Jufri. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Daik Lingga, Jufri mengatakan, volume perkara yang diterima Kejaksaan dari Polres Lingga meningkat pada triwulan pertama tahun ini di banding tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, rata-rata Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tiga sampai empat saja ke Kejaksaan, sedangkan pada triwulan pertama tahun ini SPDP yang masuk ke meja kerja Jufri sebanyak 16 kasus.

“Dibanding tahun lalu volume perkara meningkat pada triwulan pertama tahun ini,” ujar Jufri, Kamis (17/3).

Saat ini, Jufri mengaku telah menerima tiga perkara dan sudah pada posisi tahap dua, yakni satu kasus narkoba, satu kasus cabul dan satu kasus undang-undang darurat dan pengancaman. Ketiga kasus tersebut pada Minggu depan akan dilimpahkan ke Pengadilan.

Untuk diketahui, ketiga kasus tersebut adalah pengungkapan Polres Lingga pada tahun ini. Sedangkan perkara UU darurat dan pengancaman terkait kasus perlawanan pembalak liar kepada polisi di Tanjungpaku belum lama ini.

Jufri berharap ketiga perkara ini cepat diproses sehingga dapat dilaksanakan sidang di Pengadilan.

Sementara itu terkait kasus beras oplosan Bulog, Jefri mengaku perkara tersebut baru diserahkan oleh Polres Lingga dan saat ini masih dalam tahapan pelitian lebih lanjut. Kejaksaan masih memiliki beberapa hari lagi untuk menindak lanjuti perkara tersebut.

“Jika perkara tersebut telah lengkap dan terpenuhi semua unsur maka akan dilanjutkan ke tahap dua,” ujar Jufri. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar