Kaki Karin Busuk Digerogoti Diabetes, Minder, Karin Ceraikan Suami

653
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kaki Karin, 50, membusuk tersebab diabetes.

Sejak itu ia pun menutup dan mengurung diri dalam kamar. Dua tahun lamanya.

Sekali keluar rumah Karin minta diantar ke Pengadilan Agama (PA), Klas 1 Surabaya, Ketintang.

Awal Februari lalu, Karin baru mau bicara dengan anak keduanya sebut Mira, 27 setelah dua tahun membisu.

Satu kalimat yang muncul dari mulutnya , “tolong carikan taksi”. Siangnya taksi datang dan mengantarkannya ke PA.

“Saya tututi ibu. Ternyata ke PA,” tandas Mira.

Sempat marah dan protes atas sikap ibunya, Mira akhirnya tak bisa berkata-kata ketika ibunya itu mengatakan kegelisahannya selama ini.

“Ibu minder dengan ayah yang masih gagah. Sedangkan ibu sejak kena diabetes dan kakinya membusuk,” jelas Mira.

Ibunya memang tak pernah mau dirawat di rumah sakit. Karin hanya percaya dengan obat tradisional yang kini membuat kondisi penyakitnya bertambah parah.

Mira dan kakaknya sudah berkali-kali merayunya untuk ke rumah sakit tapi selalu gagal. Puncaknya, Karin menutup diri dan tidak mau keluar kamar.

Sementara sejak terkena penyakit itu, ayahnya sebut Donjuan, 53 jarang pulang ke rumah.

“Saya denger -denger ayah kawin siri sama orang Semarang. Ndak tahu lagi sih,” jelas Mira.

Maka itu, Mira pun tak bisa melarang pilihan ibunya untuk mengajukan gugatan cerai di PA.

Waktu sidang kedua, Selasa (16/3), Mira tampak pasrah dengan sikap ibunya. Dia hanya mengantar ibunya ke PA.

Beberapa jam kemudian ayahnya datang dan kemudian langsung masuk ke dalam ruang sidang.

Awakmu dewe sing milih yo. Aku gak tahu megat,” kata Donjuan dengan nada tinggi.

Mendengar ungkapan itu, Karin hanya menangis dan kemudian memeluk Mira.

Donjuan mengaku selama ini sudah berusaha menjaga hati untuk istrinya. Namun, sejak terkena diabetes, Karin suka marah dan tak mau lagi memberikan nafkah biologis kepada suami.

“Awalnya gak mau nikah atau tetap setia. Kasihan istri sudah sakit kok malah ditinggal, tapi tiap hari marah saja dan saya dituduh selingkuh. Ya mending saya cari istri lagi,” tandas Donjuan yang kemudian meninggalkan Karin dan Mira.

Sementara Karin hanya menangis mendengar ucapan suami. Karin mengakui kesalahannya yang tidak bisa menjaga diri maupun kesehatannya.

“Dulu saya rakus minta ampun. Semua makanan saya makan, padahal dokter mengingatkan untuk mengurangi gula,” jelasnya.

Pas kakinya membusuk karena terluka, Karin juga masih ndablek. Dia terus makan enak dan akhirnya drop karena diabetesnya tersebut.

Karena baunya yang tidak enak, Karin akhirnya menutup diri dan tidak keluar rumah bertahun-tahun.

Nduk awakmu jaga kesehatan. Kalau sakit iku uang habis, suami juga bisa lari,” kata Karin memberi wejangan pada Mira. (*/no/jpnn)

Respon Anda?

komentar