Kepri Posisi 4 Penyalahgunaan Narkoba, BNN Bangun Jejaring Anti Narkoba

BNN Karimun membangun jejaring antinarkoba di   lingkungan sekolah. foto:ist
BNN Karimun membangun jejaring antinarkoba di lingkungan sekolah. foto:ist

batampos.co.id – Memerangi peredaran narkoba yang dapat mengusik dunia pendidikan, Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Karimun merangkul seluruh kepala sekolah SMP se Kabupaten Karimun. Melalui kegiatan advokasi yang dilaksanakan Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, diharapkan BNNK dan Kepala Sekola se Kabupaten Karimun dapat membangun jejaring pembangunan berwawasan anti narkoba di lingkungan pendidikan.

“Ya, kita (BNNK-Kepsek), bekerja sama membentuk komitmen membangun Jejaring Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di lingkungan pendidikan. Artinya, bersama-sama memerangi peredaran gelap narkoba di lingkungan Pendidikan di Kabupaten Karimun,” tegas Ketua BNNK Karimun AKBP TA Rahman.

Pembangunan jejaring pembangunan berwawasan anti narkoba ini, sebut Rahman, disejalankan dengan program presiden yakni kegiatan Pencegahan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan instansi masing–masing. “Tidak hanya membangun jejaring, tetapi kita mengajak seluruh komponen di lingkungan pendidikan melakukan pengawasan kepada seluruh pelajar supaya terbebas dari penyalangunaan narkoba,” ungkapnya.

Di hadapan kepala sekolah SMP se Kabupaten Karimun, TA Rahman juga memaparkan bahwa Provinsi Kepri berada pada posisi ke-4 nasional dalam hal penyalahgunaan narkoba. Padahal tahun 2012, Kepri menduduki posii dua nasional. Dengan adanya data yang diterima, maka BNNK Karimun berharap dapat menciptan Kepri lebih baik dari peringkat 4, dan bebas dari jeratan narkoba umum bangsa Indonesia.

Advokasi dilaksanakan, Selasa (15/3) lalu. Sebanyak 10 kepala sekolah (kepsek) yang hadir yakni, dari SMPN 1, SMPN 2, SMPN 2 Meral, SMPN 1 Meral, SMPN 4 SATAP, SMPN 2 Tebing, SMPS Muhammadiyah, SMPN 1 Tebing, dan SMPN 3 Meral. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar