Pasang Lukisan Nyi Blorong Tanpa Busana di Kamar, Karin Gugat Cerai Suami

3125
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Donjuan, 47, seorang polisi yang bertugas di Sidoarjo Jawa Timur. Ia suka dengan dunia ghaib. Terkahir ia meyakini telah kawin dengan Nyi Blorong.

Misteri kisah cinta Donjuan dengan Nyi Blorong sudah diketahui Karin, 45, istrinya, sedari tujuh tahun lalu. Sejak suaminya mengenal ilmu-ilmu gaib seperti itu, Donjuan berubah drastis.

Terkadang, Donjuan suka bicara dan cium-ciuman sendiri. Tiap malam Jumat Pahing, Donjuan pergi ke pantai selatan untuk bertapa. Biasanya Donjuan berangkat bersama teman-temannya.

“Sebenarnya saya tidak masalah. Yang bikin masalah itu suami punya koleksi lukisan Nyi Blorong telanjang di kamarku. Kan malu sama anak dan saudara yang lagi main ke kamar,” kata warga Wiyung tersebut.

Anaknya yang masih SMA pun berkali-kali protes. Bahkan, dua kali sudah anaknya minggat dari rumah karena kesal dengan lukisan si Blorong.

Karena sebab itulah, Karin mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama, Klas 1 A Surabaya, pada Februari lalu.

Pada proses mediasi lalu, Donjuan vs Karin sepakat untuk berdamai demi kepentingan keluarga dan juga harta gono gini.

“Emanglah. Sudah punya tiga rumah, dua sawah, masak mau pisah,” jelas Karin usai mediasi, kemarin (15/3).

Karin pun sudah berjanji tidak mau mengurusi kehidupan suami dengan Nyi Blorong. Bagi dia, Nyi Blorong itu adalah barang gaib.

Sementara, Karin menyatakan bahwa dirinya adalah manusia dan terlihat.

“Urusan suami sama Blorong. Sak karep-karepmu. Pokoke jatah tiap bulan jalan terus,” kata Karin tertawa terbahak-bahak.

Urusan ranjang, si suami termasuk masuk golongan profesional. Meski sudah berumur, service suami masih yahud. Mereka bercinta tiap hari.

Pokoknya full day. Kecuali kalau Donjuan kerja atau keluar kota.

Disinggung soal awal mula suami mengenal sosok Nyi Blorong. Karin mengaku tidakl tahu persis perkembanganya.

Namun, memang sejak datang dari Malang Selatan, si suami punya kebiasaan puasa putih atau makan nasi dengan garam saja. Kebiasaan berlanjut dengan mengoleksi barang-barang yang disebutnya jimat.

Ada keris, akik, batu permata dan lainnya. Koleksi jimat itu disimpan di gudang belakang yang kini dijadikan tempat persembahan Donjuan.

Tiap malam Jumat, Donjuan menuruti perintah suami untuk membelikan menyan dan bunga yang ditaruh di depan lukisan Nyi Blorong.

“Saya ndak tahu sih bedanya. Itu Nyi Blorong atau Nyi Roro Kidul. Tak biarin saja, tapi yang gak ngenakno ati itu ketika lukisan itu dipindah ke kamarku,” paparnya.

Karin merasa terganggu dengan lukisan tersebut. Apalagi, lukisannya sedikit porno dengan bagian dada dan bawah yang tidak tertutup selembar kain apapun.

“Cuma pakai mahkota saja lukisan itu. Pokoknya ngeri deh. Nanti suami tak suruh kembalikan ke tempat semula,” pungkasnya. (*/no/jpnn)

Respon Anda?

komentar