Penghapusan Denda Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang

4300
Pesona Indonesia
Warga memperpanjang pajak kendaraan di bus samsat keliling yang stanbay di Kawasan Batamindo, Mukakuning, Selasa (8/3/2016).  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Warga memperpanjang pajak kendaraan di bus samsat keliling yang stanbay di Kawasan Batamindo, Mukakuning, Selasa (8/3/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id -Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepri akhirnya memperpanjang kebijakan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) tangan kedua dan seterusnya.

“Jadi tidak ada lagi dokumen kendaraan bermotor yang digantung seperti yang dikeluhkan selama ini. Sekarang pembebasan denda ini berlaku di semua konter Satuan Administrasi Satu Atap (Samsat) Kepri di Batam,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerimaan dan Penetapan Pajak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemprov Kepri, Dicky Wijaya.

Adapun pelayanan Samsat di Batam yakni di Kantor Dispenda Kepri di Batam, unit pelayanan tekndis daerah (UPTD) Samsat Batuaji, Samsat Corner BCS Mall, Samsat Corner Harbour Bay Batuamapr, dan Mobil Samsat Keliling.

“Yang mana Anda senang dan dekat dengan jangkauan Anda, silakan melakukan pembayaran pajak tanpa dikenakan denda. Sebelumnya persiapkan dokumen kartu tanda penduduk (KTP), fotokopi PKB, foto kopi BBNKB, dan surat jual beli di atas materai bagi yang ingin balik nama kepemilikan kendaraan bermotor,” terang Dicky.

Dicky menjelaskan penghapusan denda pajak dan BBNK tangan kedua dan seterusnya merupakan apresiasi Pemprov Kepri kepada pembayar pajak.

“Ujungnya adalah peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Tapi, yang utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi wajib pajak karena ekonomi saat ini terjadi perlambatan, sehingga banyak pemilik kendaraan terlambat membayar pajaknya,” terang Dicky.

Terhadap 800 kendaraan mendaftar tahun 2015 lalu belum terlayani pemutihan dendanya, pihaknya sudah menelepon.

“Memang sebagian ada yang sudah terlanjur membayar, tapi kebanyakan yang menuggu pemutihan berikutnya seperti yang kami janjikan tahun ini. Kami berharap, masyarakat memanfaatkan momentum pemutihan ini. Waktunya hanya singkat,” imbaunya. (ash/bp)

Respon Anda?

komentar