Tambang Bauksit Dibuka Kembali, Investor China akan Buka Pabrik Pengelolaan Baja

2471
Pesona Indonesia
Rombongan investor yang tergabung dalam group China Chambers of Commerce in Indonesia (CCCI) diterima Bupati Bintan, Apri Sujadi, di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kamis (17/3). foto: harry/batampos
Rombongan investor yang tergabung dalam group China Chambers of Commerce in Indonesia (CCCI) diterima Bupati Bintan, Apri Sujadi, di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kamis (17/3). foto: harry/batampos

batampos.co.id – Rombongan investor yang tergabung dalam group China Chambers of Commerce in Indonesia (CCCI) menyambangi Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kamis (17/3). Kedatangan rombongan investor asal China ini ingin bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan yang ada di Bintan dalam mengembangkan pabrik pengelolaan bijih besi dan baja.

“Wilayah Bintan ini sangat potensial dengan Sumber Daya Alam (SDM), khususnya keberadaan bauksit. Mengingat tambang bauksit akan dibuka kembali, maka kami ingin membuka pabrik pengelolaan bijih besi dan baja,” ujar Sekretaris General CCCI, Wu Lei saat menjelaskan kedatangannya kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam di Ruang Rapat I, Kantor Pemkab Bintan.

Dari hasil surveinya di Kabupaten Bintan, lanjutnya, kawasan yang sangat potensial dan juga strategis dalam mengembangkan pabrik pengelolaan biji besi dan baja berada di wilayah bagian timur dan tengah Kabupaten Bintan yaitu Jalan Galang Batang dan Jalan Korindo. Pasalnya diantara dua wilayah tersebut, selain diperuntukkan sebagai kawasan pertambangan juga memiliki ketersediaan bauksit yang sangat banyak.

Bahkan, dua wilayah tersebut juga telah berdiri beberapa perusahaan yang bergerak di segala bidang diantaranya PT Korindo Abadi, PT Indo Jaya Pipe dan PT Indocin Abadi. Jadi, agar pengembangan pabrik pengelolaan biji besi dan baja yang diinginkan CCCI terealisasikan, maka group perusahaan yang terdiri dari beberpa investor asal China ini membuka pintu kerjasamanya kepada tiga perusahaan yang berdiri di kawasan tersebut.

“Kami siap bekerja sama dengan tiga perusahaan yang berdiri di kawasan tersebut. Asalkan pabrik pengelolaan bijih besi dan baja yang kita inginkan berdiri di kawasan Jalan Galang Batang,” katanya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi merasa sangat gembira dengan kehadiran investor asal China di Kabupaten Bintan. Pasalnya investor perdana di rezim kepemimpinannya ini, menginginkan sebuah kerjasama dalam mengembangkan pabrik pengelolaan bijih besi dan bauksit.

“Kami sangat setuju dengan kerja sama ini. Kami akan realisasikannya dengan cepat dan tambang bauksit pun akan dibuka kembali,” katanya.

Dengan kerjasama ini, lanjutnya, akan membuat Kabupaten Bintan semakin gemilang di seluruh Kepri. Karena kerjasama ini tak sekedar hanya pembangunan pabrik pengelolaan bijih besi dan baja saja, melainkan juga akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru. Pastinya dengan adanya pabrik ini, warga asal Bintan diprioritaskan untuk direkrut tenaga kerjanya.

“Jikalau mereka jadi berinveatasi, kita siapkan teknis Tata Ruang Wilayah (TRW) untuk lahan pabrik tersebut,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar