Ikuti Lomba Teknologi Tepat Guna, Raih Hadiah Total Rp 74,5 Juta

1464
Pesona Indonesia
Kepala PMP-KUKM Kota Batam, Pebrialin. Foto: Wijaya Satria/ Batam Pos
Kepala PMP-KUKM Kota Batam, Pebrialin. Foto: Wijaya Satria/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PMP-KUKM) Kota Batam akan menggelar lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Batam 2016.

Kepala PMP-KUKM Kota Batam, Pebrialin mengatakan, lomba TTG tahun ini dibagi dua kategori, yaitu TTG inovasi dan TTG unggulan. Untuk kategori TTG inovasi yaitu teknologi yang belum diaplikasikan oleh masyarakat dan belum dilombakan. Sedangkan TTG unggulan, yaitu teknologi yang sudah diterapkan oleh masyarakat dan berguna untuk masyarakat serta belum dilombakan.

TTG 2016 diikuti peserta dari pelajar SMA, SMK, mahasiswa dan umum. “Target kita 35 peserta,” ujar Pebrialin kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), Jumat (18/3).

Syarat untuk mengikuti lomba yaitu Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Batam dan memiliki KTP atau kartu pelajar untuk mahasiswa dan pelajar dilengkapi dengan surat keterangan dekan atau kepala sekolah.

Peserta harus mengirimkan proposal tentang temuan TTG beserta foto atau video dokumentasi mengenai alat yang ditemukan bersama formulir pendaftaran yang bisa diperoleh di kantor Dinas PMP-KUKM di Jalan Pramuka nomor 1 Sekupang.

Atau dapat diunduh melalui situs resmi milik Dinas PMP-KUKM, di http://skpd.batamkota.go.id/koperasi/. Saat ini, Jumat (18/3) sudah ada 12 peserta yang mengirimkan proposalnya. “Nantinya kita akan seleksi proposalnya,” kata Pebrialin.

Pendaftaran paling lambat tanggal 30 Maret 2016. Lombanya sendiri akan diadakan tanggal 7, 8, 9 April 2016 di Kepri Mall.

Total hadiah lomba tahun ini adalah Rp 74,5 juta beserta piala dan sertifikat. Pemenang lomba ini akan mewakili Batam untuk lomba TTG tingkat provinsi pada Mei 2016 dan TTG tingkat nasional di Lombok pada November 2016.

Lomba TTG ini bertujuan untuk mendorong kreatifitas di kalangan pelajar, mahasiswa dan umum. Dan juga sebagai wadah untuk menghasilkan temuan-temuan yang memberikan manfaat dalam aspek ekonomi, lingkungan dan masyarakat.

Pebrialin berharap, kedepannya ada temuan-temuan yang bisa diandalkan. “Bisa menjadi sumber penghasilan dan berdampak positif untuk pemberdayaan masyarakat,” pungkas alumni pascasarjana Universitas Airlangga ini. (cr16)

Respon Anda?

komentar