Kapolres, BPM-PTSP dan Dinas Pariwisata Kota Batam Rapat Koordinasi Soal Gelper

1372
Pesona Indonesia
Salah satu gelanggang permainan yang terdapat di BCS Mall, Baloi. Foto: Anggie/ Batam Pos
Salah satu gelanggang permainan yang terdapat di BCS Mall, Baloi. Foto: Anggie/ Batam Pos

batampos.co.id – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika melakukan rapat koordinasi dengan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) dan Dinas Pariwisata Kota Batam guna membahas izin gelanggang permainan atau biasa yang disebut gelper di Batam.

“Pemerintah harus tegas dalam setiap mengeluarkan izin. Izin itu harus jelas untuk apa, dan syarat-syarat yang harus dipenuhi,” ungkapnya di Mapolresta Barelang, Sabtu (19/3).

Setelah mengeluarkan izin, Helmy juga mengimbau kepada BPM-PTSP untuk selalu mengontrol izin yang telah dikeluarkan.

“BPM-PTSP harus konsisten mengontrol perizinan yang mereka keluarkan. Jangan buat masyarakat jadi bingung, pemerintah sudah ngeluarkan izin tapi malah ditutup oleh polisi,” ujarnya.

Helmy mengatakan pihaknya saat ini tidak bisa bertindak jika tidak mempunyai bukti yang kuat serta mendapati oknum yang tertangkap tangan saat melakukan transaksi.

“Kita tidak bisa lakukan penindakan jika tidak ada bukti yang kuat, tapi jika ada buktinya langsung kita tutup,” lanjutnya.

Selama ini pihaknya membantah bahwa arena gelper semakin marak di Kota Batam. Bahkan pihaknya meminta perbandingan antara gelper yang tutup dengan gelper yang baru buka.

“Saat ini polisi telah melakukan penutupan beberapa gelper yang melanggar izin yang dikeluarkan, namun masih ada. Sepertinya yang baru buka itu dari pemilik gelper yang telah kita tutup usahanya kemudian melakukan kerja sama dengan pemilik gelper lain yang telah kita tutup juga,” katanya. (eggi)

Respon Anda?

komentar