Lagi, Dua Kapal Nelayan Asing Ditangkap di Anambas

1529
Pesona Indonesia
Dua kapal nelayan asal Vietnam ditarik dan disandarkan di Pelabuhan Pelni, Tarempa, beberapa waktu lalu. kini, dua kapal nelayan Vietnam lagi-lagi ditangkap saat beroperasi di wilayah Indonesia. foto:syahid/batampos
Dua kapal nelayan asal Vietnam ditarik dan disandarkan di Pelabuhan Pelni, Tarempa, beberapa waktu lalu. kini, dua kapal nelayan Vietnam lagi-lagi ditangkap saat beroperasi di wilayah Indonesia. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Laut perbatasan Indonesia rupanya masih menjadi sasaran empuk bagi kapal ikan asing. Setelah lama tak terdengar, dua Kapal Patroli Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) Republik Indonesiamasing-masing KP Hiu 3212 dan KP Hium 002 meringkus kapal ikan asal Vietnam yang kedapatan melakukan operasi di perairan Indonesia.
Keduanya hanya memiliki kapasitas 10 GT.

Kapal dengan sembilan awak kapal berkewarganegaraan Vietnam itu pun, tidak dapat berkutik kala KP Hiu 3212 meringkusnya Rabu (16/3) sekitar pukul 06:30 WIB. “Memang ada kapal patroli menangkap KIA. Ada dua kapal patroli yang menangkap kapal ikan asing saat melakukan patroli,” ujar Alpian, Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian
Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (18/3)

Ia menjelaskan, dari data yang berhasil dihimpun, kapal dengan nama tekong Enring berkewarganegaraan Vietnam itu tidak dilengkapi dokumen saat dilakukan pemeriksaan. Kapal ditangkap pada posisi 04.30’358 N-105.17’165 E.

“Posisi ditangkapnya sekitaran Boring. Untuk yang kapal tangkap ikan asing ini, alat tangkap yang mereka gunakan yakni rawai,” bebernya.

Tidak hanya KP Hiu 3212 yang berhasil meringkus kapal ikan asing, K. Hiu Macan Tutul 02 diketahui juga menangkap kapal ikan asing tidak jauh dari lokasi berbeda. Kapal dengan nama lambung KM. BD96153TS serta berbobot 45 Gross Ton (GT) itu diringkus pada posisi 04 45 54 N-105 20 12 E.

“Ada 12 orang awak kapal berkewarganegaraan Vietnam dalam kapal itu. Nama tekongnya bernama Loi, dengan alat tangkap pukat cincin. Muatan ikan dalam kapal tersebut lebih kurang mencapai 1500 kg. Dalam proses penyidikan, Satker PSDKP Tarempa dan DKP melakukan penyidikan bersama,” bebernya.

Dua unit kapal patroli berikut kapal tangkap ikan asing, selanjutnya dikawal serta dibawa ke Tarempa. Kapal tersebut, saat ini berada di Satuan Kerja (Satker) Pengawas KKP di Antang Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.

Dibagian lain, Erwin, Kasatker Pengawas KKP yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan kapal itu. Hanya saja, ia masih belum bisa berkomentar lebih jauh karena proses kapal tersebut belum diserahterimakan kepada pihaknya.

“Memang benar, ada dua kapal ikan asing yang ditangkap oleh Kapal patroli. Hanya saja, kapal tersebut hari ini baru akan
diserahterimakan. Saya pun masih ada kegiatan di Tanjungpinang. Hari Jumat saya sudah ada di Tarempa,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan seluler Kamis kemarin.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar