Menakar Kondisi Mutakhir Ekonomi Bintan

866
Pesona Indonesia
Wabup Bupati Dalmasri Syam, Kepala BPS Ahmadini dan petugas Sensus Ekonomi 2016 foto bersama usai Apel Siaga, Jumat (18/3). Jajaran pemerintah daerah dan BPS Bintan siap memberikan kerja terbaik untuk menakar pertumbuhan ekonomi selama ini. Foto:Fatih Muftih / Batam Pos
Wabup Bupati Dalmasri Syam, Kepala BPS Ahmadini dan petugas Sensus Ekonomi 2016 foto bersama usai Apel Siaga, Jumat (18/3). Jajaran pemerintah daerah dan BPS Bintan siap memberikan kerja terbaik untuk menakar pertumbuhan ekonomi selama ini. Foto:Fatih Muftih / Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bintan siap menyukseskan gawai nasional Sensus Ekonomi 2016. Kesiapan itu bisa ditilik melalui kegiatan Apel Siaga Sensus Ekonomi, di halaman Kantor BPS Bintan di Ceruk Ijuk, Jumat (18/3).

Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyatakan, hasil dari sensus ekonomi kelak merupakan data penting untuk menakar kondisi mutakhir ekonomi Bintan di tahun 2016. Menjadi penting karena, kata Dalmasri, data tersebut bisa menjadi tolok ukur dalam melihat kemajuan pembangunan Bintan selama satu dasawarsa terakhir.

“Data dari kegiatan sensus ekonomi ini penting karena juga akan menjadi landasar dasar dalam mengambil kebijakan berkenaan peningkatan ekonomi masyarakat Bintan di tahun-tahun ke depan,” kata Dalmasri, yang didapuk sebagai pembina apel siaga ini.

Lantaran begitu pentingnya, Dalmasri menjamin, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan dari level paling bawah siap membantu turut menyukseskan kegiatan sensus yang baru dimulai pada 1-31 Mei mendatang. “Saya sendiri bakal ikut membantu mengecek di lapangan. Ini data penting, jadi tidak bisa disepelekan,” kata wakil bupati yang baru genap sebulan menjabat ini.

Kepada seluruh petugas sensus, Dalmasri berharap dapat menjalankan tugasnya di lapangan secara maksimal. Datang dari pintu ke pintu warga. Verifikasi faktual dengan kondisi yang sebenarnya ditemukan. “Jangan kemudian hanya memanggil kepala keluarga dan mengajaknya bincang di kedai kopi, ini tak sportif,” ujar Dalmasri.

Diharapkan pula ada koordinasi yang baik antara petugas sensus di bawah naungan BPS Bintan ini dengan pemerintah desa dan kecamatan yang ada. Semua itu demi mewujudkan angka-angka akurat yang merujuk kondisi ekonomi kekinian masyarakat Bintan.

Pada kegiatan Sensus Ekonomi 2016 ini, BPS Bintan memberdayakan 231 petugas sensus yang bakal disebar di 10 kecamatan. Dengan rincian persebaran delapan orang di kecamatan Teluk Bintan, 37 petugas di Bintan Utara, 15 di Teluk Sebong, 46 di Seri Kuala Lobam, 76 di Bintan Timur, 14 di Gunung Kijang, tiga petugas di Manang, empat di Bintan Pesisir, 24 petugas di Toapaya, dan empat petugas di Tambelan.

Kepala BPS Bintan, Ahmadini menerangkan, apel siaga ini merupakan kegiatan guna menambah semangat para petugas sensus yang bakal bekerja penuh selama bulan Mei. Selain itu, semangat dari apel siaga ini diharapkan berdampak dengan semakin tersosialisasikannya kegiatan Sensus Ekonomi yang bakal dilakukan serentak di seluruh daerah di Indonesia.

“Karena nanti pada 17 Agustus, hasil akumulatif sensus ekonomi seluruh Indonesia bakal disampaikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo,” ungkap Ahmadini.

Apa saja yang bakal masuk daftar pada kegiatan sensus ini? Ahmadini menjelaskan, seluruh sektor ekonomi kecuali pertanian bakal menjadi bahan utama. Tidak termasuknya sektor pertanian karena pada 2013 silam sudah dilakukan sensus di sektor ini. Sementara Sensus Ekonomi kali terakhir dilaksanakan pada tahun 2006. Selang satu dekade ini, Ahmadini meyakini telah terjadi peertumbuhan di bidang ekonomi.

“Utamanya di sektor UMKM. Belum lagi kalau melihat perkembangan investasi di Lagoi dan Lobam. Saya yakin meningkat. Tapi angka pastinya baru bisa dilihat nanti setelah sensus ekonomi ini dilakukan,” ujar Ahmadini. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar