Polsek Sei Beduk Ringkus Pencuri dan Penadah Sepeda Motor

1342
Pesona Indonesia
Pelaku pencurian dan penadah sepeda motor, masing-masing Rahmon, 29, Yusuf ,25 , Niko, 19, Rasyid, 19 dan Gusti, 25, saat diamankan di Polsek Sei Beduk. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Pelaku pencurian dan penadah sepeda motor, masing-masing Rahmon, 29, Yusuf ,25 , Niko, 19, Rasyid, 19 dan Gusti, 25, saat diamankan di Polsek Sei Beduk. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Pelaku pencurian dan penadah sepeda motor, masing-masing Rahmon, 29, Yusuf ,25 , Niko, 19, Rasyid, 19 dan Gusti, 25, akan menjalani hari-harinya di tahanan.

Kelima pelaku ini ditangkap di tempat yang berbeda-beda dengan rentang waktu yang berdekatan, Rohman dibekuk pada Selasa (8/3), Yusuf dan Gusti pada Rabu (9/3) sedangkan Niko dan Rasyid ditangkap Kamis (10/3).

“Pertama di tangkap itu Rohman, dia ditangkap di pintu satu Batamindo karena dicurigai memakai plat motor palsu,” kata Kapolsek Sei Beduk, AKP Suwitnyo, Jumat (18/3).

Kapolsek mengatakan saat diinterogasi, Rohman mengaku motor yang ia pakai saat itu, merupakan kendaraan hasil tindak pencurian yang ia beli dari Yusuf.

“Dari Rohman, akhirnya kami bisa mendapakan nama-nama pelaku yakni Yusuf dan Gusti,” ujarnya.

Setelah mendapatkan nama-nama pelaku, kata kapolsek, anggota Polsek Sei Beduk akhirnya membekuk Yusuf dan Gusti yang masing-masing sedang berada di tempat pacarnya.

“Yusuf dan Gusti diamankan di Batu Aji dan Pelita, sedangkan Niko dan Rasyid dibekuk di Permata Hijau, Batu Aji,” kata Suwitnyo.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 7 unit motor, sebagian besar kendaraan tersebut adalah Yamaha Mio dan Suzuki FU, yang rata-rata mereka jual dari Rp 900 ribu hingga Rp 1,6 juta.

“Kami juga menjualnya ke Pulau, hingga saat ini ada 8 motor yang kami jual,” kata Gusti, salah satu pelaku.

Gusti mengaku, saat beraksi ia selalu menggunakan kunci T, bersama rekannya Yusuf, daerah yang sering ia sasar adalah Batamindo, Muka Kuning dan Batam Kota.

“Kami sudah 9 kali melakukan di Batamindo dan satu kali di Batam Kota,” imbuhnya.

Selain itu, kelima pelaku ini juga sering menyasar wilayah Sagulung, Batu Aji, dan Bengkong. Kendaraan yang mereka sasar adalah motor matic. Menurut pengakuannya motor matic sangat mudah diutak-atik dan gampang dijual.

“Kalau saya sudah beraksi selama 6 bulan dan saat melakukan hanya butuh waktu setengah jam untuk satu motor,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sei Beduk, AKP Suwitnyo mengimbau kepada masyarakat untuk menempatkan kendaran yang dijaga oleh pihak keamanan, selain itu gunakan kunci ganda serta menggunakan gembok di rem cakramnya. (cr19)

Respon Anda?

komentar