Razia, Polisi Amankan Dua Pasangan Tanpa Ikatan Perkawinan di Kamar Kos

1729
Pesona Indonesia
Polsek Kota menjaring pasangan tanpa ikatan nikah dalam Operasi Bina Kusuma Seligi 2016. foto:sandi/batampos
Polsek Kota menjaring pasangan tanpa ikatan nikah dalam Operasi Bina Kusuma Seligi 2016. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Polsek Kota Balai Karimun, Kamis (17/3) malam mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB melaksanakan Operasi Bina Kusuma Seligi 2016 dengan sasaran pemukiman yang dijadikan tempat kos-kosan di kawasan Puakang, Kelurahan Sei Lakam Timur. Dalam operasi itu polisi mengamankan 7 orang warga, 4 orang diantaranya pasangan yang tidak memiliki ikatan nikah.

”Saat ini masih merupakan Operasi Bina Kusuma Seligi 2016 dan salah satu sasarannya adalah tempat kosan. Hal ini dalam rangka untuk mencegah terjadinya penyakit masyarakat (pekat). Dalam kegiatan tersbut kita mengamankan dua pasangan dari tempat-tempat kosan yang ada di sekitar Puakang,” ujar Kapolsek Kota Tanjungbalai Karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono.

Selain pasangan yang diamankan dari dalam kamar tanpa ikatan nikah, polisi juga mengamankan 5 orang yang tidak memiliki identitas. Semuanya ada tujuh orang dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Kota untuk diambil data-data dan diminta keterangan. Dalam operasi tersebut yang terjaring kebanyakan warga dari pulu-pulau yang masih dalam satu kabupaten. Selebihnya, berasal dari luar Kabupaten Karimun.

”Tidak ada yang melawan pada saat kita lakukan operasi dari kamar ke kamar kos yang ada di kawasan Puakang. Mereka yang terjaring setelah sampai di kantor, selain diambil data-datanya, juga kita berikan pembinaan dan penyuluhan. kepada pasangan yang terjaring tanpa ikatan nikah disarankan untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma susila dan norma agama,” papar Wisnu.

Kemudian, katanya, kepada warga yang terjaring disebabkan tidak memiliki identitas, disarankan untuk melaporkan keberadannya ke RT setempat. Dan, kalau memang ingin menetap di Karimun, maka harus membawa surat pindah dari daerah asal untuk mendapatkan KTP Karimun. Dengan memiliki identitas dan alamat yang jelas, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa menghubungi pihak keluarga. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar