Waspada, Setiap Hari Ada Lahan dan Hutan Terbakar di Natuna

736
Pesona Indonesia
Lahan perkebunan warga terbakar. Sejak dua pekan terakhir  setiap hari terjadi kebakaran lahan dan hutan di Natuna. foto: aulia rahman/batampos
Lahan perkebunan warga terbakar. Sejak dua pekan terakhir setiap hari terjadi kebakaran lahan dan hutan di Natuna. foto: aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Masyarakat Natuna saat ini diimbau tidak sembarangan membakar sampah maupun membakar lahan untuk pertanian. Sebab musim kemarau saat ini bisa memicu kebakaran.

Sudah hampir dua minggu terakhir, suara sirine mobil pemadam kebakaran rutin terdengar setiap hari. Pasalnya setiap hari terjadi kebakaran lahan kosong, maupun lahan perkebunan dan kebakaran hutan.

Di wilayah Kecamatan Bunguran Utara hingga Kecamatan Bunguran Batubi, kebakaran hutan sudah meluas. Karena lokasinyan yang jauh dan sulit, tidak terdapat petugas pemadam.

Tidak diketahui penyebab kebakaran hutan diwilayah tersebut, pihak kecamatan pun berharap, warganya tidak sembarangan membakar sampah maupun lahan.

“Sudah sebulan lebih tidak ada hujan, cuaca juga sangat menyegat. Kebakaran hutan sudah tidak bisa dipadamkan,” ujar Izhar kemarin.

Sementara di wilayah lain, seperti di Kecamatan Bunguran Timur, kebakaran setiap hari terjadi di lahan perkebunan warga dan lahan kosong. Kebakaran dipicu pembakaran sampah oleh warga.

Bahkan kawasan komplek Masjid Agung sekitar pukul 09.00 WIB kembali kebakaran, Jumat (18/3). Sumber kebakaran dari warga yang membakar lahan, lalu terus merembet. Api pun mengepung kantor Kecamatan Bunguran Timur, sehingga pegawai berhamburan keluar kantor.

“Tadi sekitar lima meter lagi, apinya mendekati kantor Kecamatan Bunguran Timur,” tutur seorang anggota Polsek Bunguran Timur, Jumat (18/3).

Kasi Sarana dan prasaran Pemadam kebakaran pemkab Natuna El Kadar mengaku, sejak sebulan terakhir, kebakaran lahan terjadi setiap hari di wilayah Ranai dan sekitar.

“Kami imbau warga jangan membakar sampah dan bakar lahan sembarangan jika apinya tidak terawasi. Saat ini cuaca yang terik, lahan mudah terbakar meluas,” imbau Elkadar.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar