362 Anggota Yonif 134/TS Jalani Tes Urine, Semua Bersih

1085
Pesona Indonesia
Petugas BNN melakukan tes urine anggota 134/Raider di Markas Raider, Tembesi, Sagulung, Sabtu (19/3/2016). Foto: Dalil harahap/Batam Pos
Petugas BNN melakukan tes urine anggota 134/Raider di Markas Raider, Tembesi, Sagulung, Sabtu (19/3/2016). Foto: Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sedikitnya 362 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dari Batalyon Infanteri Yonif Raider 134/Tuah Sakti (TS), menjalani tes urine, Sabtu (19/3/2016).

Ter urine dilakukan di Markas Komando (Mako), Batalyon Infanteri Yonif Raider 134/Tuah Sakti (TS), jalan raya Trans Barelang, Tebesi. Satu demi satu prajurit antre untuk melakukan tes urine yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam.

Sebelum melakukan tes urine para parajurit diberikan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak narkoba oleh Kasi Intel Korem 033/Wira Pratama (WP), Kolonel Inf Agus Prasetyo, yang berkesempatan hadir pada kegiatan tersebut.

Agus mengatakan, tes urine dilakukan berdasarkan intruksi dari panglima TNI, kemudian diteruskan oleh Pangdam, dan Danrem.  Sebagai upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Tubuh TNI.

“Sudah menjadi komitmen TNI dan juga dari Presiden Republik Idonesia (RI), Jokowi Eidodo jauh dari narkoba,” ujar Agus.

Dia menegaskan sudah jelas bahwa tidak ada tempat  jika ada anggota TNI yang positif menggunakan narkoba.

“Jika ada anggota TNI yang terbukti menggunakan dan mengedarkan narkoba langsung kita pecat,” kata Agus.

Lanjut Agus, TNI sebagai institusi yang ditunjuk untuk memberantas narkoba tentunya harus bersih dari indikasi narkoba.

“Kita teggakkan kedisiplinan untuk tidak menggunkan narkoba,” ungkapnya.

Namun, ia memastikan tidak ada satu anggota TNI yang terbukti terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Mayor Ifantri Tommy Anderson, MPICT, mengatakan kegiatan ini merupakan bukti dari keseriusan TNI, khusnya Kodam 1 dan Korem 033 dalam melaksanakan pembersihan dari narkoba.

“Apabila secara internal kita sudah bersih, disaat kita berkontribusi untuk menyelesaikan masalah narkoba. Kita sudah siap, bersih tidak terindikasi narkoba,” ujar Tommy.

Tommy mengatakan tes urine yang dilakukan tanpa ada sepengetahuan anggota prajuritnya. Pada saat anggota hendak lari pagi, tiba-tiba BNN datang.

“Sengaja kita lakukan seperti ini ingin tahu kondisi yang sebenarnya tidak ada yang ditutup-tutupi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Batam, AKBP Darsono menjelaskan dampak bagi pengguna narkoba, bisa mempengaruhi otak sehingga dalam menjalankan tugas pun nantinya akan terganggu.

“Melalui kegitan ini kita bisa mendeteksi bagi pengguna narkoba. Dengan hasil yang negatif, tentunya diharapkan positif dalam melaksanakan tugas,” tutupnya. (cr14)

Respon Anda?

komentar