Galangan Kapal Batam Mulai Bergairah, Kemenhub Pesan 7 Kapal Navigasi

5533
Pesona Indonesia
Plt Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut, Umar Aris (Lima dari kiri) dan Direktur utama PT Palindo Marine Shipyard (Baju batik) Harmanto, menekan tombol tanda peletakan Lunas (Keel Laying) pembuatan kapal kelas 1 Kenavigasian tahap III paket A (3unit) dan paket B (2 unit) didamping pejabat Kemenhub, tamu undangan dan managemen Palindo Marine lainnya di Kampung Becek, Sungailekop, Sagulung, Sabtu (18/3/2016). Foto: Dalil harahap/Batam Pos
Plt Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut, Umar Aris (Lima dari kiri) dan Direktur utama PT Palindo Marine Shipyard (Baju batik) Harmanto, menekan tombol tanda peletakan Lunas (Keel Laying) pembuatan kapal kelas 1 Kenavigasian tahap III paket A (3unit) dan paket B (2 unit) di Kampung Becek, Sungailekop, Sagulung, Sabtu (18/3/2016). Foto: Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Angin segar menerpa industri galangan kapal di Batam. Tahun 2016 ini Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI mempercayai dua industri galangan kapal untuk membuat tujuh unit kapal kelas I kenavigasian.

Tujuh unit kapal senilai Rp 852,02 miliar dikerjakan oleh PT Palindo Marine sebanyak lima unit dengan nilai kontrak Rp 618,25 miliar dan PT Citra Shipyard sebanyak dua unit dengan nilai kontrak senilai Rp 233,77 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut Umar Aris, saat peletakan lunas (Keel Laying) pembuatan kapal kenavigasian itu di dua lokasi perusahaan galangan kapal yang berada di Seilekop, Sagulung itu, menuturkan, dipercayanya galangan kapal Batam sebagai pelaksana pembuatan kapal itu merupakan hasil verifikasi  pelelangan tender diawal tahun 2016 lalu.

“Hasil lelang tender kali lalu, PT Palindo dan Citra Shipyard juga dipercaya membuat proyek pengadaan kapal kanavigasian Kemenhub yang total mencapai 20 unit di tahun 2016/2017 ini,” ujar Umar, saat berada di kawasan PT Citra Shipyard, Jumat lalu (18/3/2016).

Selain dua perusahaan galangan kapal di Batam, 13 unit lainnya juga dikerjakan oleh perusahaan galangan kapal di Surabaya.

“Untu proyek ini, kami percayakan putra-putri lokal yang mengerjakan,” ujar Umar.

Untuk itu kepada dua perusahaan galangan kapal di Batam yang dipercayakan itu, Umar berharap bekerja secara profesional dengan membangun kapal-kapal yang dipesan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.

“Karena tugas kapal ini sangat penting, mengawasi sistem kenavigasian di seluruh perairan Indonesia, jadi kualitasnya harus benar-benar terjamin,” ujar Umar.

Saat ini jelas Umar memang Kemenhub RI masih membutuhkan 50 kapal kenavigasian lagi. Sebab 63 kapal kenavigasian yang sudah ada belum mencukupi untuk mengawasi sistem kenavigasian di seluruh periaran Indonesia.

“Idealnya 120 kapal, tapi yang ada saat ini baru 63 unit, itupun ada yang sudah berusia 40 tahun,” kata Umar.

Manajemen PT Citra Shipyard melalui general manajernya, Abi mengatakan, akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan kepercayaan itu.

“Untuk kualitas kami jamin akan sesuai dengan spek yang ada,” ujar Abi.

Bahkan untuk membuktikan keprofesionalan PT Citra Shipyard sebagai perusahaan galangan kapal yang bisa dipercaya, Abi menuturkan, akan manargetkan waktu pengerjaan hanya dalam 549 hari. Itu lebih cepat 111 hari dari masa kontrak pengerjaan 660 hari.

“Target kami pak, dua kapal ini akan kami persembahkan pada sebagai momen ulang tahun (HUT) RI tahun 2017 mendatang,” kata Abi.

Untuk spesifikasi, tujuh unit kapal yang dibangun itu memiliki panjang 60 meter, lebar 12 meter, panjang perpendicular 54 meter, tinggi 3,5 meter, sarat max 3,5 meter, Vs 100 persen MCR 15 knot dengan jarak jelajah kapal 4000 nautical mile. Untuk lima unit kapal yang dikerjakan PT Palindo Marine target pengerjaan 22 bulan.

Kapal-kapal ini nanti kata Umar, akan diletakan sejumlah wilayah distrik navigasi yang berbeda. Untuk dua unit kapal yang dibuat di PT Citra Shiphyard akan ditempatkan di Tanjungpinang dan Belawan. Sementara lima unit di PT Palindo Merine adakan di tempatkan di Palembang, Merauke, Ambon, Surabaya dan Benoa. (eja/bp)

Respon Anda?

komentar