Istri Teriaki Suami Rampok Lantaran Tak Tahan Lagi Dianiaya

524
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

batampos.co.id – Nina, 35, warga Pelalawan, Riau yang sudah kehilangan kesabaran lantaran tidak tahan lagi dianiaya suaminya, Hr, 45, mendatangi Polsek Pangkalan Lesung, Pekanbaru, Riau.

Dia melaporkan suaminya yang sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan suka merampas harta bendanya.

Agar bisa lolos dari kekerasan suaminya, Nina terpaksa meneriaki suaminya perampok agar bisa selamat dan kabur ke kantor polisi.

“Saat itu saya lagi dipukuli makanya saya teriak rampok. Warga langsung berdatangan dan dia (suami, red) langsung kabur karena ketakutan,” ujar Nina di kantor polisi.

Nina menuturkan suaminya baru ditangkap, Jumat (18/3) kemarin sekembalinya dari pelarian. Hr memang memilih kabur dan tak pulang ke rumah sejak dilaporkan istrinya empat bulan lalu ke polisi.

Malam kejadian terakhir, Hr berusaha merampas ponselnya secara tiba-tiba. Nina langsung dicekik dan dianiaya lantaran melawan dan menolak menyerahkan ponselnya. Tak tahan dianiaya, Nina pun berteriak sekuat tenaga.

“Tolong….Ada rampok,” pekik Nina. Warga yang mendengar teriakan Nina, berbondong-bondong datang ke lokasi sumber suara.

Sementara Hr memilih kabur dari dapur karena ketakutan. Dengan membawa hasil visum luka memar di leher dan lengan, Nina pun melapor ke polisi.

Paur Humas Polres Pelalawan Ipda M Sijabat SH, Jumat (18/3) membenarkan adanya penangkapan tersangka KDRT yang sempat buron beberapa bulan.(JPG)

Respon Anda?

komentar