Kulit Ular dan Burung Kicauan Ilegal Disita di Bakauheni

1537
Pesona Indonesia
Burung Kacer (Ilustrasi).

batampos.co.id – Penyeludupan 520 kulit ular sanca, 473 ular tanah warna hitam yang telah diawetkan, 30 ekor burung kacer, dan jalak batu digagalkan oleh Tim Seaport Interdiction (SI) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), Jumat (18/3).

Kulit ular dan burung itu diduga berasal dari Sumatera Utara, yang kemudian dipaketkan dengan tujuan Pulau Jawa.  Hewan-hewan ini dipaketkan via jasa bus antar pulau.

“Kulit ular dan burung kita amankan dari dua bus berbeda,” ungkap Kasatnarkoba Polres Lamsel AKP Syahrial.

Syahrial menerangkan, sebenarnya penemuan ini tidak disengaja. Tujuan awal pihaknya adalah mencari narkotika dan obat-obatan terlarang. “Eh, nggak tahunya malah kita temukan binatang-binatang ini,” tukasnya.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung Wilayah Kerja (Wilker) Bakauheni, Azhar menjelaskan, ular tersebut dikirim dari Medan tujuan Jakarta tanpa surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan surat izin pengumpul.

“Kini berada di gudang Balai Karantina,” ujarnya.(asp/radarlampung.co.id/JPG)

Respon Anda?

komentar