49 % Responden Ingin Lihat Kinerja Anak Gubernur yang Jadi Staf Ahli

927
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Yang mendorong reformasi di negeri ini adalah kemuakan pada praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Ketiganya merusak meritokrasi dan memunculkan tokoh-tokoh penjilat.

Ketika Gubernur Kepri HM Sani mengangkat 10 staf ahli, dan seorang di antaranya adalah putri bungsunya Riny Fitrianti, kami bertanya bagaimana sikap Netizen, follower akun twitter @BatamPos. 

Kami menyediakan empat pilihan sikap. 49 persen dari penanggap tidak memperdulikan tindakan yang bisa saja dianggap sebagai nepotisme itu, dan memberi kesempatan kepada Riny Fitrianti untuk membuktikan kemampuannya. Lihat aja dulu kerjanya!

Sebanyak 30 % menganggap itu tindakan yang tak seharusnya dilakukan oleh Gubernur. Mereka memilih jawaban: “Apa gak ada orang lain?”

Ada 3 % dari Netizen yang melihat itu semata-mata tindakan prosedural yang ada aturannya dan tak melanggar apa-apa. Sementara itu 18 % dari penanggap tak mau ambil pusing, mewakili publik yang apatis. Mereka memilih alternatif sikap ke-4 yang kami sediakan: “…Emangnya gua pikirin.”

Ini hasil lengkapnya. Cekidot, Netz!

Respon Anda?

komentar