Berantas Narkoba, Bersihkan Dulu Institusinya

338
Pesona Indonesia
Tes Urine dadakan belakangan ini sering dilakukan institusi polri untuk membersihkan jajarannya dair narkoba. Foto: Dok JPNN
Tes Urine dadakan belakangan ini sering dilakukan institusi polri untuk membersihkan jajarannya dair narkoba. Foto: Dok JPNN

batampos.co.id – Ada musuh dalam selimut. Peribahasa itu dinilai pantas menggambarkan kondisi institusi pemberantas narkoba. Sebab, sulitnya memberantas narkoba karena di dalam institusi itu masih ada oknum yang “melindungi” bisnis haram ini.

“Informasi yang berkembang dan sesuai data yang kami miliki, masih banyak aparat yang membekingi peredaran narkoba,” tegas Ali Yusuf Siregar, Minggu (20/3), salah seorang mahasiswa yang akan menggelar unjuk rasa di Polres Siantar dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pematangsiantar.

Yusuf mengatakan, organisasi yang tergabung dalam Kelompok Cipayung (GMKI, HMI, PMII, GMNI dan PMKRI), plus Sahabat Lingkungan (Saling) dijadwalkan menggelar unjuk rasa pada Senin (21/3).

Yusuf mengatakan bahwa peredaran narkoba sangat memprihatinkan. Hal ini terjadi karena institusi pemberantas narkoba tidak menghentikannya dari hulu, namun hanya menangkap para pelaku. “Bandar narkoba kelas kakap sama sekali tidak pernah tersentuh,” ujar koordinator aksi pada unjuk rasa tersebut.

Dan, atas kondisi ini, lahirlah ide para organisasi mahasiswa menyatukan persepsi untuk bersuara melakukan penekanan kepada para aparat penegak hukum. Cipayung dan Saling menyatakan sikap mengecam aktivitas bandar narkoba.

Mereka meminta aparat penegak hukum, yakni Polres Siantar dan BNN agar segera memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya.

“Kami menilai kedua lembaga ini (Polres dan BNN) gagal dalam pemberantasan peredaran narkoba di Kota Siantar. Kami belum melihat kesungguhan dari aparat penegak hukum,” jelas Sekjen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.

Ketua Presidium PMKRI cabang Siantar-Simalungun menambahkan, sesuai hasil kesepakatan kelima organisasi mahasiswa dan organisasi lingkungan itu, mereka menyatakan akan konsisten mengawal lembaga kepolisian dan BNN dalam pemberantasan narkoba. “Kami akan kawal terus masalah narkoba ini. Karena narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang dapat merusak mental generasi muda,” ujarnya.(JPG)

Respon Anda?

komentar