Gubernur Sumbar Kini Bergelar Tuanku Paduko Marajo Basa

460
Pesona Indonesia
Gubernur Iran Prayitno dan istri usai prosesi pengenugerahan gelar di Istano Si Linduang Bulan, Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar, Minggu. Foto: Padang Ekspres/JPG
Gubernur Iran Prayitno dan istri usai prosesi pengenugerahan gelar di Istano Si Linduang Bulan, Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar, Minggu. Foto: Padang Ekspres/JPG

batampos.co.id – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dianugerahi gelar Sangsako, Tuanku Paduko Marajo Basa, Minggu (20/3), karena dianggap telah banyak berjasa terhadap bangsa dan budaya alam Minangkabau.

Prosesi penyerahan gelar tersebut dilangsungkan di Istano Si Linduang Bulan, Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar yang dihadiri juga oleh sejumlah raja-raja dari berbagai kesultanan di Nusantara.

Gelar kehormatan tersebut diberikan oleh raja ke-20 kerajaan Minangkabau Pagaruyuang Darul Qoror, Daulat Yang Dipertuan Sultan Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam.

Penganugerahan gelar tersebut ditandai pemasangan destar, salempang, bintang-bintang, medali dan songkok atau topi kebangsawanan oleh Daulat Yang Dipertuan H. Sultan Muhammad Taufiq. Bersamaan dengan itu, gelar kehormatan juga disematkan kepada Ny. Nevi Irwan Prayitno dengan gelar Puan Puti Intan Baduri.

Selain itu, penganugerahan gelar juga diberikan kepada Ketua DPRD Bengkulu, H. Sutan Ihsan Fajri dengan gelar Tuanku Besar Temenggung Diraja, wiraswasta muda yang berhasil di Jakarta, Adya Arif Ariman dengan gelar Tuanku Muda Temenggung Diraja dan tujuh orang Saudara Mara dari Malaysia

Rajo Alam Minangkabau mengatakan gelar yang diberikan kepada Irwan Prayitno tersebut berdasarkan pertimbangan atas jasa dan pengabdian Irwan Prayitno terhadap bangsa, masyarakat dan budaya Minangkabau sejak lulus kuliah hingga menjadi gubernur dua periode Sumbar.

“Kita berharap, dengan diberikannya gelar sangsako ini beliau-beliau sebagai pejabat negara akan lebih termotifasilagi untuk banyak berbuat untuk bangsa, negara dan masyarakat adat Minangkabau,” ujarnya.

Gelar sangsako adalah gelar yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa, prestasi dan atau untuk keperluan hubungan lembaga. Sejak tahun 1985 hingga tahun 2015, tercatat gelar Sangsako ini telah diberikan kepada 32 orang, termasuk didalamnya mantan para pesohor dan petinggi Negara yang diantaranya, Sultan Hamengkubueuno X, Megawati Soekarnoputri, Yusril Ihza Mahendra dan Susilo Bambang Yudoyono

Usai menjalani prosesi adat, Irwan Prayitno mengatakan gelar yang diberikan kepadanya adalah suatu kehormatan karena tidak semua orang yang bisa mendapatkan gelar tersebut, hanya orang-orang yang telah berjuang dan melakukan kegiatan yang positif .

Selain itu, Irwan Prayitno mengatakan prosesi adat tersebut juga merupakan ajang silaturahmi diantara keluarga besar kerajaan Pagaruyung dan merupakan upaya untuk melestarikan adat budaya Alam Minangkabau.

“Dengan adanya anugerah ini tentunya akan memberi motifasi dan semangat untuk berjuang lebih kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menyebut, dalam upaya mempertahankan adat budaya Minangkabau pihaknya telah melakukan sejumlah rapat koordinasi dan pelatihan dengan pemangku-pemangku adat di Sumbar.

“Upaya itu sudah ada selama ini, seperti buku Budaya Alam Minangkabau (BAM) yang diedukasikan kepada anak saat pendidikan dasar,” ujarnya.

Selain prosesi pemberian gelar, kemarin juga dikukuhkan Ikatan Cendikiawan Keraton Nusantara (ICKN) perwakilan Kerajaan Minangkabau Pagarayung Darul Qoror yang diresmikan langsung oleh Ketua Umum ICKN, Prof. Dr. Andi Asdar. (JPG)

Respon Anda?

komentar