Jauh dari Ibukota, Soal UN Dikirim Lebih Cepat ke Anambas dan Natuna

706
Pesona Indonesia
Ilustrasi soal UN.
Ilustrasi soal UN.

batampos.co.id – Menghadapi Ujian Nasional (UN) 2016, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri membuat kebijakan strategis untuk daerah terdepan Natuna dan Anambas. Yakni mempercepat pengiriman soal UN untuk kedua daerah tersebut dengan menggunakan kapal perintis.

“Soal ujian untuk daerah Natuna dan Anambas sudah kita kirim dengan menggunakan kapal perintis sejak Jumat (18/3) lalu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Yatim Mustapa melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Atma Dinata menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (20/3).

Lebih lanjut katanya, pada proses pengiriman naskah soal, selain diawasi oleh petugas dari Disdik Provinsi Kepri, juga dibantu pihak kepolisian. Menurut Atma, idealnya, naskah-naskah soal tersebut dikirim pada H-2. Hanya saja, kebijakan tersebut tidak bisa diterapkan untuk Natuna dan Anambas. Mengingat letak geografis yang jauh dari pusat Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

“Saat untuk Natuna dan Anambas lagi terbatas transportasi, karena belum beroperasi dua kapal Sabuk Nusantara, yang mengalami kerusakan,” jelas Atma.

Dijelaskannya juga, saat ini, naskah utuk Kabupaten Anambas sudah tiba di Ibu Kota Kabupaten. Sedangkan untuk Natuna masih dalam perjalanan. Masih kata Atma, pendistribusian naskah soal untuk Natuna dan Anambas memang menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya.

“Karena apabila tidak kita kirimkan melalui transprotasi laut pada keberangkatan kemarin, maka kita akan menunggu 12 hari lagi untuk kedatangan kapal perintis. Kalau tidak akan mengganggu rencana UN di Anambas dan Natuna,” jelasnya lagi.

Dikatakannya, untuk Kabupaten Lingga dan Karimun naskah soal akan dikirim pada 31 Maret mendatang. Sedangkan untuk Tanjungpinang, Batam, dan Bintan akan dikirim pada H-2. Adapun jadwal pelaksanaan UN tingkat SMA Sederajat akan dilaksanakan pada 4 April mendatang.

Ditambahkannya, untuk SMA dan MA ujian nasional akan diikuti 134 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 11.371. Sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diikuti 84 sekolah yang ada di Provinsi Kepri. Adapun jumlah pesertanya sebanyak 7.418 siswa.

“Kita berharap, pelaksanaan UN tahun ini berjalan dengan sebaik-baiknya. Hasil yang diharapkan juga adalah hasil yang terbaik,” tutup Atma.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar