Sekjen PD Komentari Rencana Jokowi Lanjutkan Proyek Hambalang, Ini Omongannya…

510
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi di proyek pusat olahraga, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi di proyek pusat olahraga, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

batampos.co.id – Rencana Presiden Joko Widodo melanjutkan proyek Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Jawa Barat yang mangkrak di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terus menggulirkan polemik. Terlebih bagi Partai Demokrat (PD), isu Hambalang seolah menjadi peluru yang menyasar  partai pimpinan SBY itu.

Maklum saja, megaproyek di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga itu bukan hanya mangkrak sejak era SBY. Sebab, proyek itu justru menyisakan masalah saat Kemenpora dipimpin oleh menteri asal PD, yakni era Andi Mallarangeng dan Roy Suryo.

Namun, Sekretaris Jenderal (PD) Hinca Panjaitan menyatakan, partainya tak mau berpolemik soal proyek Hambalang yang mangkrak sejak pemerintahan Presiden SBY. Menurut Hinca, partainya justru mempersilakan pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan proyek Hambalang.

Hinca menyatakan, pembangunan proyek Hambalang memang terhenti karena ada proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karenanya, proyek yang berada di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga itu menjadi barang bukti penyidikan.

Selain itu, katanya, ada sebab lain sehingga proyek Hambalang terhenti di era SBY. Yakni karena DPR saat itu tidak menyetujui anggaran untuk melanjutkan proyek Hambalang.

“DPR tak menyetujui anggaran untuk meneruskannya karena KPK menyatakan dalam posisi zona hukum. Presiden SBY memberi ruang seluasnya kepada KPK untuk menuntaskan pekerjaannya secara profesional demi tegaknya hukum, itulah faktanya,” kata Hinca saat dihubungi wartawan pada Senin (21/3).

Karenanya Hinca menegaskan, sah-sah saja jika pemerintahan pimpinan Presiden Jokowi -sapaan Joko Widodo- berencana meneruskan proyek Hambalang. Menurut Hinca, partainya yang kini dipimpin SBY malah mendukung Jokowi untuk menjalankan kewajiban sebagai pemimpin pemerintahan.

“Jadi, silahkan diteruskan pembangunan Hambalang, jika memang sudah dibolehkan KPK dan DPR RI memberikan anggarannya. Itu saja. Selamat bekerja Presiden Jokowi,” pungkas Hinca.(fat/jpnn)

Respon Anda?

komentar