Sidang Perdana, Wardiaman Didampingi 8 Pengacara

773
Pesona Indonesia
Petugas melepas borgol Wardiaman sesaat sebelum sidang perdana dimulai di PN Batam, Senin sore (21/2/2016). Foto: eggi/batampos
Petugas melepas borgol Wardiaman sesaat sebelum sidang perdana dimulai di PN Batam, Senin sore (21/2/2016). Foto: eggi/batampos

batampos.co.id – Sidang perdana Wardiaman Zebua, terdakwa kasus pembunuhan Dian Milenia Trisna Afiefa alias Nia, siswi SMAN 1 Batam di Pengadilan Negeri Batam, Senin (21/3/2016) sore, berlangsung lancar.

Wardiaman tiba di PN Batam dengan pengawasan ketat dari pihak kejaksaan dan kepolisian. Meski begitu, Wardiaman tampak tetap tenang.

Wardiaman datang tidak sendiri. Sidang kali pertama ini, ia langsung didampingi delapan pengacara. Bahkan, sejumlah kerabat dan saudaranya ikut hadir dalam persidangan tersebut.

“Saudara didampingi pengacara?” tanya Hakim Zulkifli, yang memimpin persidangan. Ia didampingi anggota Majelis Hakim masing-masing Iman Budi Putra Noor SH dan Hera Polosia Ritonga SH.

Mendegar pertanyaan itu, Wardiaman mengangguk. Sejurus ia menoleh ke pengacaranya. Pengacaranya langsung menunjukkan surat kuasa kepada hakim.

Di awal persidangan, tidak banyak pertanyaan yang dilontarkan hakim. Hanya seputar identitas Wardiaman. Wardiaman pun menjawab kalau ia lahir 3 Maret 1989.

“Apaka saudara dalam kondisi sehat?” tanya Hakim lagi.

Wardiaman menjawab dengan anggukan, sambil berkata, “Sehat yang mulia.” Hakim pun melanjutkan dengan memberikan kesempatan pada jaksa penuntut umum untuk membacakan tuntutannya.

Wardiaman diadili karena tuduhan memperkosa dan membunuh Nia pada September 2015 silam. Mayat NIa ditemukan tak bernyawa di hutan Seladi, tak jauh dari jalan di dekat Hotel Vista Batam.  (eggi/nur)

Respon Anda?

komentar