Wardiaman Bantah Semua Tuduhan Jaksa

1536
Pesona Indonesia
Wardiaman Zebua saat menjalani sidang perdana kasus pembunuhan Nia di PN Batam, Senin (21/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Wardiaman Zebua saat menjalani sidang perdana kasus pembunuhan Nia di PN Batam, Senin (21/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Posisi Wardiaman Zebua, terdakwa kasus pembunuhan Dian Milenia Trisna Afiefa alias Nia, Siswi SMAN 1 Batam, makin terjepit.

Jaksa penuntut umum (JPU) pada persidangan perdana Wardiaman di Pengadilan Negeri Batam, Senin sore (21/3/2016) menyebut, berdasarkan BAP kepolisian dari Polresta Barelang, Wardiaman didakwa sengaja menghilangkan nyawa Nia dengan cara menusuk punggungnya hingga tembus ke rongga dada, lalu memperkosanya, serta diakhir dengan menusuk leher hingga memutuskan saluran pernafasan Nia.

Dari pasal-pasal yang didakwakan, salah satunya Pasal 340 KUHP, Wardiaman terancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Terhadap semua tuduhan itu, Wardiaman dengan tegas membantahnya. “Dakwaan JPU semuanya tidak benar dan saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan itu,” kata Wardiaman menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Salah satu pengacara Wardiaman, Isfandir Hutasoit menyampaikan kepada Majelis Hakim akan membacakan eksepsi atas terdakwa Wardiaman Zebua pada persidangan berikutnya.

“Kami akan tanggapi dakwaan JPU itu,” tegasnya.

Mendengar hal itu, Hakim Zulkifli mengatakan, “Kami beri waktu hari Selasa 29 maret 2016 dengan agenda eksepsi,” ujar Hakim Zulkifli sambil menutup persidangan.

Kuasa hukum Wardiaman lainnya, Utusan Sarumaha meragukan hasil tes kebohongan terhadap kliennya. Ia juga menyebut dakwaan JPU tak jelas.

Wardiaman didakwa membunuh Nia di hutan Seiladi pada Sabtu 23 September 2015 lalu. Mayat Nia ditemukan pada Ahad pagi 24 September 2015 di hutan Seiladi, tak jauh dari Hotel Vista Batam.

Pada penyelidikan selanjutnya, Wardiaman lah yang disebut polisi sebagai pembunuh. Namun Wardiaman tidak pernah mengakui perbuatannya itu.

Melalui pengacaranya, ia pernah memprapradilankan penyidik dan Kapolresta Barelang, namun ia kalah. (eggi/nur)

Respon Anda?

komentar