Atasi Banjir, DPRD Riau Usulkan Rp200 M, Kab. Pelalawan Menolak

385
Pesona Indonesia
batampos.co.id – Pemkab Pelalawan menolak dana Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemprov Riau sebesar Rp200 miliar. Penolakan dana penanganan banjir itu membuat kecewa anggota DPRD Riau Husni Thamrin yang mengusulkannya dalam APBD P 2015.
“Padahal dana bantuan keuangan tersebut sebelumnya diusulkan Pemkab Pelalawan sendiri, yang meminta permohonan bantuan ke DPRD Riau,” kata Husni Thamrin, saat menyambut para pengunjuk rasa di ruangan medium DPRD Riau Senin (21/3) yang menuntut pembangunan Jalan Lintas Bono Kabupaten Pelalawan.
Usulan itupun dimsukkan ke dalam anggaran APBD P Riau 2015 seebsar Rp200 mililiar.
“Tapi selang seminggu pengusulan permohonan itu,  datang lagi surat dari Pemkab yang menolak bankeu itu,” jelasnya.
Apa alasan Pemkab Pelalawan membatalkan usulannya sendiri? Karena penyusunan paket kegiatan rencana anggaran biaya kegiatan yang diusulkan tersebut dilakukan tergesa-gesa sebelum dilakukan perencanaan secara matang.
Paket kegiatan tersebut ditarik akibat belum disesuaikan dengan standar satuan harga tertinggi barang atau jasa yang berlaku di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Pemkab menganggap usulan kegiatan tersebut menyalahi ketentuan perundang-undangan yang berlaku baik di bidang keuangan daerah ataupun negara maupun bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Walau anggaran Rp200 miliar itu ditolak,”  kata anggota Komisi C  DPRD Riau ini, “kami bersama Banggar dewan tetap memasukan Rp79 miliar, dan  54 miliar untuk  Jalan Lintas Bono – Sorek -Teluk Meranti, dan Guntung – Teluk Meranti.”
Anggaran jalan itu, tambah Husni,  di luar sepengetahuan Bupati Pelalawan. (asp/riaupos.co

Respon Anda?

komentar