Coba Bunuh Diri Lantaran Malu Dipergoki Warga saat Bercumbu

829
Foto ilustrasi.dok.JPNN
Foto ilustrasi.dok.JPNN

batampos.co.id – Warga Desa Giri Kencana dihebohkan dengan aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh AB (37) sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya di Desa Giri Kencana Ketahu, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu.

Untungnya, peristiwa itu diketahui oleh keluarganya dan berhasil digagalkan. Namun kejadian ini tak sempat diketahui masyarakat umum atau kepolisian lantaran korban tak sampai dilarikan ke rumah sakit.

Hal ini diduga dilakukannya lantaran shock dan tak kuat menahan malu akibat digerebek warga saat sedang bercumbu bersama pacar sejenisnya YO (23).

Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Giri Kencana, Sarno mengaku mendengar kabar percobaan bunuh diri tersebut. Namun masyarakat tidak memperhatikan hal itu lantaran bukan menjadi kewenangan desa.

“Mungkin karena shock, makanya coba gantung diri. Kejadian ini memang membuat heboh sekali,” kata Sarno.

Sehari-hari, AB tidak nampak seorang LGBT. Dia terlihat seperti lelaki pada umumnya. Dia juga menunaikan ibadah umroh dan dikenal sebagai salah satu tokoh agama.  AB menjadi salah satu penyumbang besar masjid di lingkungannya.

“Kalau secara agama, dia (AB, red) itu bagus sebelum kejadian ini. Secara ekonomi mapan, makanya menjadi penyumpang kegiatan keagamaan. Istrinya juga PNS,” kata Sarno.

Tak hanya dermawan dalam menyumbang pembangunan Masjid, AB juga dikenal menjadi donatur di salah satu Madrasyah dekat pemukiman warga. Ia menjadi penyumbang termasuk yang membiayai beberapa honor guru yang ada di Madrasah tersebut.

“Makanya masyarakat terkejut. Tapi kami berpikir positif saja, semakin tinggi derajat orang, setan yang menggodanya semakin kuat,” terang Sarno.

Di masyarakat, AB juga bukan merupakan orang yang tertutup melainkan pandai dalam bergaul. Hal ini yang membuat masyarakat tidak menyangka jika ia melakukan hal tersebut. (JPG)

Respon Anda?

komentar