Korea Utara Kembali Tembakkan 5 Rudal ke Laut Jepang

763
Pesona Indonesia
Kemajuan teknologi persenjataan nuklir Korea Utara membuat Amerika dan sekutunya kebakaran jenggot. Foto: istimewa
Kemajuan teknologi persenjataan nuklir Korea Utara membuat Amerika dan sekutunya kebakaran jenggot. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kecaman masyarakat internasional dan sanksi Amerika Serikat (AS) sedikit pun tidak membuat Korea Utara (Korut) mengendurkan ambisi nuklirnya.

Senin (21/3/2016) negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu kembali meluncurkan lima rudal. Kali ini, rudal yang ditembakkan adalah yang berdaya jelajah pendek.

’’Lima rudal jarak pendek itu meluncur dari Kota Hamhung di pesisir timur Korut sekitar pukul 15.20 waktu setempat,’’ terang pejabat kepala staf gabungan Korea Selatan (Korsel) dalam pernyataan tertulis.

Rudal-rudal itu lantas mendarat di Laut Timur alias Laut Jepang. Sampai sekarang, intelijen gabungan dari beberapa negara masih menganalisis jenis dan kemampuan rudal tersebut.

Presiden Korsel Park Geun-hye menganggap penembakan lima rudal jarak pendek itu sebagai sinyal serius. Apalagi, saat ini, pemerintahan Jong-un paham bahwa Korut sedang berada di bawah pengawasan.

PBB dan AS juga telah menjatuhkan sanksi tegas terhadap negara komunis tersebut setelah uji coba nuklir yang dilakukan awal bulan lalu.

’’Ini masa yang sangat krusial bagi Semenanjung Korea,’’ kata Park. Dia menganggap Korut sengaja menebalkan kuping untuk memuaskan ambisi nuklirnya.

Presiden perempuan itu juga menyayangkan sikap Jong-un yang arogan. Belum lama ini, putra bungsu mendiang Kim Jong-il itu bahkan memerintah seluruh ilmuwan Korut untuk bersiap mengujicobakan hulu ledak nuklir mininya.

Secara terpisah, Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan bahwa Korut sudah siap mengejutkan dunia lagi. ”

Uji coba nuklir berikutnya akan menyusul. Tidak lama lagi,’’ kata Jeong Joon-hee, jubir kementerian.

Laporan yang dia terima menyebutkan, fasilitas uji coba nuklir bawah tanah Korut sudah siap. Kementerian Pertahanan pun yakin uji coba nuklir dilancarkan dalam waktu dekat.

Dari Tiongkok, Kementerian Luar Negeri mengungkapkan keprihatinannya atas ketegangan yang memuncak di Semenanjung Korea.

’’Kami harap Korut tidak melakukan apa pun yang bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Kami juga berharap semua pihak yang terlibat bisa saling menahan diri,’’ papar Hua Chunying, jubir kementerian. (AFP/Reuters/jpgrup)

Respon Anda?

komentar