Mengaku Sebagai Senior, Penipu Gasak Uang Anggota Marinir Senilai Rp 1,6 Juta

987
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Miris, seorang anggota Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY), Feriandri menjadi korban penipuan via telepon genggam (ponsel).
Ia ditipu seseorang yang mengaku sebagai seniornya, meminta mengirimkan pulsa hingga Rp 1,6 juta.

“Awalnya dia menghubungi saya dan mengaku sebagai Ardi, senior saya di kesatuan,” ujar Feriandri saat ditemui di Mapolsek Batam Kota, Senin (21/3).

Lewat ponsel tersebut, Ardi mengaku kehilangan dompet yang ditemukan oleh karyawan SPBU di Jodoh. Lantaran tidak memiliki surat dan tanda pengenal, pelaku meminta Feri, mengisikan pulsa karyawan SPBU itu sebagai imbalan karena telah menemukan dompet.

“Saya tanya kenapa gak abang saja yang ngisi. Ia jawab uangnya ada di dalam dompet tersebut, nanti kalau udah di kasih baru dibayar,” ucap Feri menirukan ucapan pelaku.

Selain itu, pelaku juga sangat mengetahui tentang keseharian Feri, mulai dari jam dinas hingga dari kesehariannya. Apalagi Feri juga tidak bisa menolak saat pelaku mengatakan ada emas milik istrinya yang akan digunakan untuk berobat di dompet tersebut.

“Yang buat heran, pelaku kok bisa tahu semuanya tentang saya,” herannya.

Feri yang tak merasa curiga awalnya mengisikan pulsa Rp 200 ribu, lalu pulsa Rp 200 ribu kembali diisikan karena karyawan SPBU tak terima. Kemudian ada yang mengaku sebagai ketua SPBU ikut melihat penemuan dompet, ia juga meminta pulsa Rp 200 ribu.

“Saya seperti nggak sadar. Tahu-tahu sudah Rp 1,6 juta,” ucapnya.

Feri baru tersadar ketika uang disakunya sudah habis, saat menghubungi nomor pelaku sudah tidak aktif lagi. Ia kian terkejut, saat keesokan hari bertemu seniornya, malah tidak mengetahui kejadian tersebut. “Disitu saya baru sadar ditipu,” lanjutnya.

Tak terima dengan kejadian ini, Feri ditemani temannya mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan. “Tadi baru dari Telkomsel, buat lacak nomor pelaku. Di sana mereka (Telkomsel-red) nyuruh kita agar buat laporan dulu ke sini,” tutupnya. (rng)

Respon Anda?

komentar