Pemko Batam Akan Terapkan Layanan Tiket Tunggal Untuk Penumpang Bus Trans Batam

1247
Pesona Indonesia
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana menerapkan sistem layanan tiket tunggal atau single ticket untuk layanan penumpang bus Trans Batam yang akan diterapkan mulai tahun 2017 mendatang.

Tiket ini bisa digunakan untuk naik bus Trans Batam dari satu wilayah ke wilayah yang dituju dan bisa melalui beberapa koridor sekaligus.

Dengan ini, penumpang dibolehkan turun di satu halte kemudian transit ke armada bus lain yang menuju ke wilayah tujuan tanpa perlu membayar lagi.

“Intinya kita ingin memudahkan masyarakat yang akan bepergian agar semakin aman dan nyaman,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Batam, Ardiwinata, Senin (21/3).

Penerapan single ticket, lanjut dia, juga telah diterapkan di beberapa layanan bus penumpang di kota-kota lain di Indonesia seperti Jakarta dan Yogyakarta.

Dengan sistem itu, penumpang yang tinggal di suatu wilayah yang tidak terhubung dengan suatu koridor layanan bus menuju ke daerah yang dituju tetap bisa naik bus tersebut tanpa perlu mengeluarkan uang lebih.

“Sistem itu tentu lebih murah, dan mengakomodir warga yang ingin bepergian kemanapun,” kata dia.

Ardi mencontohkan warga yang tinggal di Tanjung Piayu dan hendak menuju ke Sekupang. Lantaran tidak terkoneksikan oleh suatu koridor layanan bus Trans Batam, maka warga dari Tanjung Piayu bisa naik bus menuju ke Batam Kota, baru kemudian pindah bus menuju ke Sekupang hanya dengan satu tiket tunggal yang dikantongi.

“Jadi, warga yang bepergian dari daerah asal ke daerah tujuan itu tetap hemat,” jelasnya.

Hanya saja, terkait teknis dan aturan detail yang akan diluncurkan terkait single ticket tersebut, Ardi katakan akan dibahas dan disusun lebih lengkap pada penghujung 2016 ini.

“Baru kemudian nanti di 2017 akan diterapkan,” ujar dia.

Sebelumnya, Pemko Batam mendapatkan bantuan 15 unit bus dari pemerintah pusat. Bus itu berkapasitas 60 tempat duduk dan akan dioperasionalkan untuk menunjang layanan koridor Trans Batam yang sudah ada saat ini.

“Bus itu akan datang di bulan Mei,” kata Ardi. (rna)

Respon Anda?

komentar