Apindo Batam Setuju Konsep KEK

1347
Pesona Indonesia
Ketua Apindo Batam OK Simatupang (dua dari kanan) bersama sejumlah pengusaha. Foto: istimewa
Ketua Apindo Batam OK Simatupang (dua dari kanan) bersama sejumlah pengusaha. Foto: istimewa

batampos.co.id – Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam mendukung penerapan konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam.

“Kami tanggapi positif, karena sudah mulai ada gerakan untuk membuat langkah baru,” kata Ketua Apindo Batam, Oka Simatupang, seperti dilansir di koran Batam Pos edisi Rabu (23/3/2016)

Tanggapan positif ini berkat wacana pemberlakuan dua fasilitas baru di era KEK, yakni Tax Loan dan Tax Holiday. “Sejumlah fasilitas tersebut tidak bisa diperoleh di Free Trade Zone (FTZ),” tambahnya.

Oka berharap dalam enam bulan masa transisi ini, kebijakan KEK ini sudah ditata dengan baik oleh pemerintah sebelum diterapkan di Batam.

“Kami tak percaya Batam ini akan lebih jelek di era KEK,” tegasnya.

Lagipula di era FTZ, setahun terakhir ini tidak ada investasi masuk ke Batam, malah lebih banyak yang keluar.

“Kami akan ikut di penataan itu, sehingga semuanya akan terjawab,” kata Oka.

Sebelumnya Ketua Dewan Kawasan (DK) Batam yang juga Meko Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, KEK Batam akan berbeda dengan KEK lainnya. Investor yang menanamkan modalnya di zona KEK akan mendapatkan banyak fasilitas daripada diluar KEK.

“Ini sudah melalui kajian mendalam. KEK Batam akan membuat perekonomian Batam bergerak cepat,” ujar Darmin. (rna/leo/bp/nur)

Baca Juga:
> Hari Ini BP Batam Punya Pimpinan Baru
> Soerya: Kalau Ditugaskan (di BP Batam), Ya Terima, Itu Pengabdian
> Siap-Siap Pindah ke Zona KEK, 5 Tahun Lagi FTZ Batam Dihapus
> 1.084 Perusahaan di Batam Berada di Area Pemukiman
> Ini Gambaran Properti di Zona KEK Batam
> Batam Jadi KEK, WNA Boleh Milik Properti
> Salah Satu Calon Pimpinan BP Batam Berpangkat Jenderal
> FTZ Beralih ke KEK, Kapolri: Jangan Sebar Isu yang Membuat Investor Takut
> Ini Model Kawasan Ekonomi Khusus Batam
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

Respon Anda?

komentar