Aunur Rafiq Dilantik Jadi Bupati Karimun, Ini Programnya

805
Pesona Indonesia
Aunur Rafiq saat dilantik Pejabat Gubernjur Kepri Agung Mulyana sebagai Pejabat Bupati Karimun saat Nurdin Maju ke Pilgub. Hari ini (23/3/2016), Anur akan dilantik jadi Bupati Karimun oleh Gubernur Kepri HM Sani setelah menang di pilkada serentak 9 Desember 2015  lalu. Foto: dok.batampos.co.id
Aunur Rafiq saat dilantik Pejabat Gubernjur Kepri Agung Mulyana sebagai Pejabat Bupati Karimun saat Nurdin Maju ke Pilgub Kepri. Rabu (23/3/2016), Anur akan dilantik jadi Bupati Karimun oleh Gubernur Kepri HM Sani setelah menang di pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu. Foto: dok.batampos.co.id

batampos.co.id – Hari ini, Rabu 23 Maret 2016, Aunur Rafiq dilantik sebagai bupati Karimun periode 2016-2021 oleh Gubernur Kepri HM Sani di Gedung Daerah Tanjungpinang. Berpasangan dengan Anwar Hasyim, Rafiq bertekad mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Bumi Berazam, Karimun.

Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim merupakan pemenang pemilukada Kabupaten Karimun 9 Desember 2015 lalu. Atas keberhasilan meraih kepercayaan dari seluruh masyarakat, keduanya siap melanjutkan program pembangunan yang ditinggalkan bupati sebelumnya, Nurdin Basirun, yang kini menduduki kursi Wakil Gubernur Kepri.

“Saya siap memberikan pengabdian yang terbaik bagi kemajuan Kabupaten Karimun. Mudah-mudahan, peran serta masyarakat, Kabupaten Karimun akan lebih maju,” tutur Aunur Rafiq belum lama ini.

Menjadi orang nomor satu di Pemkab Karimun, Aunur Rafiq mengaku kian termotivasi untuk meningkatkan pembangunan setara dengan kabupaten/kota yang telah maju. Sejumlah langkah strategis telah dilakukan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan yang membawa pada sebuah kemajuan.

Bagaimana meningkatkan daya saing daerah sehingga bisa berkompetisi dalam kancah perekonomian global sesuai yang dijabarkan pada Perda No 8 Tahun 2011 yakni ‚ÄúTerwujudnya Kabupaten Karimun sebagai pusat pertumbuhan berbasai maritim yang terdepan berlandaskan iman dan taqwa”.

“Yang sudah baik, tentu kita pertahankan, dan yang belum harus kita tingkatkan,” tegasnya.

Mantan Kepala Bagian Umum Setkab Karimun ini mengaku, sektor pertambangan masih menjadi andalan sumber pendapatan daerah. Namun begitu, pasangan Aunur Rafiq-Anwar Hasyim juga berupaya membawa Karimun menuju arah terdepan melalui tujuh misi.

Pertama, mengembangkan pusat pertumbuhan yang andal dan berdaya saing melalui kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas. Kedua, membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh berbasis sumber daya maritim, dan pertanian. Ketiga, memperkuat konektivitas antarwilayah dan pemerataan pembangunan.

Keempat, membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, kompetitif, serta menjawab kebutuhan daerah. Kelima, menjaga fungsi dan kelestarian lingkungan hidup. Keenam, membangun masyarakat yang berbudaya berlandaskan iman dan taqwa. Dan ketujuh, mewujudkan birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani.

“Semua potensi yang dimiliki Kabupaten Karimun, menjadi prioritas bagi saya untuk terus dikembangkan untuk kemudian menjadi pendapatan daerah,” tutur ayah dua putri ini.

Di samping itu, Rafiq mengakui kalau seluruh elemen masyarakat adalah pelaku pembangunan. Untuk itu dirinya siap merangkul bergandeng tangan, dan bahu membahu bersama pelaku usaha demi memajukan kabupaten berjuluk Bumi Berazam ini. Rakyat kecil akan diajak turut serta mengisi pembangunan. Pasalnya, bila ada warga yang tidak ikut tinggal landas, mustahil kesukesan pembangunan dapat diraih.

“Saya ingin meraju perahu Karimun dengan pegawai yang amanah, pekerja keras, sekaligus cerdas. Tentunya tidak meninggalkan elemen masyarakat yang bisa bekerjasama dalam mewujudkan impian membangun Kabupaten Karimun ke arah yang lebih baik. Artinya, untuk maju, semua warga Karimun pun harus ikut maju,” tuturnya.

Masalah-masalah krusial yang dihadapi masyarakat pun menjadi perhatian khusus oleh suami R Azmah ini. Bahkan dirinya siap berbuat banyak untuk kabupaten maritim ini. “Insya Allah, amanah sebagai Bupati Karimun, kami akan melakukan upaya kesejahteraan masyarakat. Ke depan, kita lebih prioritaskan pembangunan infrastruktur air bersih,” kata pria yang akrab dengan semua kalangan tersebut.

Mendorong investor untuk membangun masterplan listrik, pun menjadi fokus untuk pembenahan. Sehingga untuk ke depannya listrik yang ada di kabupaten ini tidak seperti saat sekarang ini. Tak hanya itu, membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi masyarakat tempatan juga menjadi bidikan untuk dibenahi.

“Saya akan berdiri di depan memperjuangkan hak-hak anak-anak muda kita untuk bekerja di sini. Bisa atau tidak, Insya Allah bisa. Saya akan ubah, bagaimana Dinas Tenaga Kerja menjadi pusat informasi dan bisa menyalurkan, bekerjasama dengan asosiasi-asosiasi penyaluran tenaga kerja. Hingga ke depan anak-anak kita tidak kesulitan mencari pekerjaan di Kabupaten Karimun ini,” janjinya. (ichwanul fahmi)

Respon Anda?

komentar