Ketika Sang Cucu Mencium Foto Letkol Anumerta Faqih Rasyid

2170
Pesona Indonesia

cintakangenbapak
Cinta mencium foto kakeknya(f: TNIAD.mil.id)

batampos.co.id – Tim Pendam Jaya tak bisa menahan hari ketika menghadiri pemberian santunan kepada 13 keluarga korban meninggal akibat jatuhnya helikopter milik TNI AD ‎di Poso, Sulawesi Tengah.

Apalagi ketika melihat seorang anak kecil mencium foto salah satu korban. “Bapak, Cinta kangen sama Bapak,” kata Cinta yang  yang merupakan cucu dari Almarhum Letkol Anm Faqih, salah seorang korban kecelakaan pekan lalu itu.

Acara pemberian santunan itu bertempat di Gedung Asabri Cililitan Jakarta Timur, Rabu (24/03).

“TNI juga menjamin semua anak prajurit yang jadi korban‎ dijamin sekolahnya hingga menjadi sarjana,” kata Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo di Hanggar 2, Skuadron 17, Taxiway, Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa lalu.

Santunan yang disampaikan oleh Asabri untuk setiap keluarga korban helikopter jatuh di Poso sebesar Rp 400 juta. Asabri juga akan menyalurkan santunan untuk satu anak dari masing-masing korban sebesar Rp 30 juta.

Tim Pendam Jaya juga berdialog langsung dengan Mayor Inf Hendra Mirza, SE., yang merupakan menantu dari Alm Letkol Anm Faqih Rasyid.

Mayor Inf Hendra Mirza bersama istri Lestari Alamanda, SE., menjelaskan bagaimana kedekatan Cinta dengan almarhum hingga mereka meneteskan airmata.

Cinta itu sangat dekat sekali dengan bapak. Bahkan cinta bukan memanggil kakek ke Almarhum (Letkol Anm Faqih) melainkan juga memanggil Bapak. Cinta saat bersama almarhum selalu diajak olahraga, jika bertemu dengan almarhum, cinta seakan lupa waktu dan tidak mau lepas,” terang lestari.

Saat Cinta lahir bahkan Almarhum yang mengazani karenak sang ayah sedang menjalani sekolah. Terlebih dari itu Cinta memang sangat dekat sekali dengan sang kakek.

“Tiga bulan lalu telah tersirat isyarat dari Almarhum dengan menunjukan banyak sekali penghargaan dari Negara dan almarhum menyampaikan:  Nak, nanti jika Bapak sudah tidak ada, bapak dapat dimakamkan di Taman Makam Bahagia,” terang Mayor Hendra dan Lestari.

Saat kejadian kecelakaan helikopter tersebut ternyata Cinta sedang dirawat di rumah sakit dan dengan kepedulian seorang kakek, almarhum tak henti hentinya menanyakan kabar cucu kesayangannya.

Cinta selalu mencium foto almarhum dan saat di pemakaman pun cinta terus menatap foto almarhum sebagai seorang yang sangat disayangi. (asp/tniad.mil.id)

Respon Anda?

komentar