Komen Lecehkan Polisi Sefri Ditangkap Polisi

891
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Sekali lagi, jangan jaga komen atau status di jejaring sosial.

gara-gara tak bijak, Sefri (20) warga Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditangkap polisi, Minggu (20/3).

Dia diduga melecehkan institusi Polri lewat postingannya di media sosial Facebook.

Foto yang diposting di antaranya latar belakang mobil dalmas Polres Cirebon Kota. Dalam foto itu, Sefri mengacungkan jari tengah ke arah tulisan polisi di mobil tersebut. “Ngefuckin dog,” tulisnya dalam keterangan foto.

Foto lainnya, Sefri mengenakan seragam polisi yang diduga milik temannya. Dalam keterangan foto itu, Sefri menuliskan “Haha Seragam Anjing Gua Pake.”

Dalam kolom komentar yang ditulis Elang Syahputra menuliskan, “Cita-cita anda tinggijuga ya, hahaha.” Sefri lantas membalas dengan kata-kata pedas dan penuh kebencian kepada polisi. “Cita-cita apa? saya gak pengen jadi polisi tuh, saya benci polisi,” tulis Sefri membalas komentar dari rekannya tersebut.

Pelaku juga sempat memotret anggota Polsek Mundu yang saat itu sedang melakukan pengamanan di salah satu acara warga. Kemudian foto itu digabungkan dengan gambar-gambar sebelumnya.

Tidak sedikit teman-teman di Facebook pelaku yang menyarankan agar menghapus postingannya. Namun, pelaku rupanya keras kepala dan menganggap hal itu merupakan hal biasa.

Bahkan dalam salah satu postingannya, diketahui pelaku mulai menebar kebencian terhadap polisi sejak April 2014. Beberapa hari setelah postingannya itu, pelaku dilaporkan oleh polisi sebelum ditangkap Minggu (20/3).

Aksinya dilaporkan salah satu anggota Polsek Mundu. Polisi sudah terlebih dulu mengirimakn dua kali surat panggilan. Namun, yang bersangkutan rupanya tahu dicari polisi, enggan datang dan malah menghilang.

Lebih dari 10 bulan, pelaku kucing-kucingan dengan polisi. Beberapa kali didatangi polisi, rumahnya kosong dan yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Sampai akhirnya, pelaku terlihat sedang menonton acara hiburan dangdut di kampungnya. Polisi yang mengenali wajah pelaku dari foto yang di-upload di Facebook langsung mengamankannya ke Polsek Mundu.

Saat diinetrogasi polisi, pelaku mengaku aksinya itu hanya karena iseng dan main-main. Meski demikian, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

Kapolsek Mundu AKP Deli Rohendi mengatakan, saat ini pelaku sudah diserahkan ke Satreskrim Polres Cirebon Kota. “Kita hanya mengamankan, setelah itu, ditangani Polres,”ujarnya. (dri/hsn/JPG)

Respon Anda?

komentar