Tour de Bintan Promosi di Jakarta

1386
Pesona Indonesia
Bupati Bintan Apri Sujadi dan Menparekraf RI Arief Yahya berpose dengan sepeda balap, usai promosi Tour de Bintan, di Jakarta, Selasa (22/3) kemarin. Arief tak menyangkal Bintan sebagai tumpuan pariwisata Indonesia. F, ist
Bupati Bintan Apri Sujadi dan Menparekraf RI Arief Yahya berpose dengan sepeda balap, usai promosi Tour de Bintan, di Jakarta, Selasa (22/3) kemarin. Arief tak menyangkal Bintan sebagai tumpuan pariwisata Indonesia.

batampos.co.id – Strategi Kabupaten Bintan menggaet wisatawan mancanegara terbilang tokcer. Gabungan antara kegiataan kepariwisataan dan olahraga semakin hari semakin diminati. Tak ayal, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Arief Yahya tak ragu menegaskan bahwasanya Bintan jadi salah satu tumpuan utama pariwisata Indonesia. Salah satu yang bikin Arief kepincut adalah Tour de Bintan.

Balapan sepeda kelas internasional ini, di mata Arief punya kredit lain dan bukan sekadar adu cepat di atas lintasan.

“Penyelenggaraan sport tourism bertaraf internasional ini, juga akan memberikan direct impact dan media value yang tinggi,” ujar Arief, pada sela-sela acara promosi Tour de Bintan di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Selasa (22/3).

Imbas langsung yang dimaksudkan Arief berkenaan dengan pendapatan yang bisa ditangguk dari gelaran balap sepeda 1-3 April mendatang ini. Tak ragu, Arief menyebut angka jutaan Dollar AS bisa diraup dalam waktu 72 jam.

“Dengan asumsi bakal didatangi lebih dari 2.500 wisman, devisa yang bisa diperoleh sekitar 2,75 juta Dollar AS,” ucapnya.

Berkenaan dengan nilai media, Arief menilai, preseden Bintan sebagai tujuan pelancongan pada peta wisata dunia juga akan semakin nyata. Sudah bukan sebuah keheranan bila ajang sedemikian ini juga bagian dari rangkaian promosi pariwisata ke seluruh penjuru dunia.  Selain bakal diliput media dalam dan luar negeri, promosi dari mulut ke mulut para pebalap juga adalah strategi kampanye paling jitu.

Tidak ada alasan bagi Arief untuk tidak mendukung.

“Kami mendukung penyelenggaraan Tour de Bintan dan berharap agar ajang ini dapat mendatangkan wisatawan dari berbagai negara terutama peserta lomba. Melihat pesertanya dan kesuksesan acara sebelumnya, kami optimis bahwa acara ini akan mencapai target terutama dalam hal jumlah kunjungan,” ujarnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi turut hadir pada promo gawai daerahnya di Jakarta kemarin. Pada mata anggaran daerah tahun 2016, Apri menyebutkan Pemkab Bintan sudah menganggarkan Rp 1,5 miliar. Jumlah yang terbilang sedikit untuk gawai olahraga seakbar Tour de Bintan.

“Uang itu bakal lesap dalam waktu tiga hari ke depan,” kata Apri.

Tapi, buru-buru bupati yang baru sebulan menjabat ini menyergah, pendapatan yang diraup dari modal Rp 1,5 miliar itu berlipat-lipat ganda.

“Dalam waktu tiga hari setelah acara, akan ada angka besar yang masuk ke PAD (pendapatan asli daerah) dan nilainya bisa tiga kali lipat dari modal yang keluar,” ucapnya.

Dengan pola hitungan matematis paling sederhana semacam ini, Tour de Bintan masuk sebagai kegiatan unggulan yang rutin dilaksanakan saban tahun.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Luki Zaiman Prawira menambahkan, gelaran Tour de Bintan tahun ini semacam gelaran ‘balas dendam’ lantaran di tahun 2015 urung dilaksanakan sebab paparan asap kiriman kebakaran hutan.

“Jadi kami akan sangat maksimal pada tahun ini,” ungkapnya.

Tercatat, bakal ada pesepeda dari 40 negara dan lebih dari 70 tim balap sepeda dan komunitas dari Singapura, Hong Kong, Australia, Malaysia, Indonesia dan seluruh Asia. Sebanyak 800 pesepeda profesional sudah mendaftar dalam ajang bergengsi ini. Tiga puluh persen pesepeda dari Singapura, lalu dari Inggris ada 19 persen dan Australia sebanyak 12 persen.

“Sedangkan Indonesia sendiri hanya menyumbang sekitar enam persen peserta,” ungkap Luki.

Fokus Tour de Bintan adalah perjalanan sejauh 153 kilometer (km) yang melewati area pusat pulau Bintan pada Stage 1. Meskipun tidak ada tanjakan besar di lintasan, tetapi medan jarang sekali datar, dan perjalanan yang melibatkan perbukitan yang berkelok-kelok serta cuaca yang panas dan lembab selalu memastikan pengalaman buat masing-masing peserta. (muf)

Respon Anda?

komentar