Waspadalah, Maling di Mesin ATM Kini Punya Modus Baru Bobol Rekening Nasabah

2587
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pelaku penguras uang di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) kembali mengintai warga. Sebab di Batu Aji sudah ada korbannya. Adalah Lina warga perumahan Genta Satu, Batu Aji harus kehilangan uang Rp 20 juta saat melakukan transaksi di ATM Bank Mandiri di kawasan Aviari, Senin (21/3) sekira pukul 14.00 WIB.

Uang tabungan Lina dikuras oleh pelaku pria yang tak dikenalnya saat dia sedang berada di dalam ruangan mesin ATM.

Menurut cerita wanita 33 tahun itu, saat itu dia sedang melakukan penarikan tunai. Setelah memasukkan PIN, dan menekan jumlah uang yang hendak diambil, mendadak layar ATM mengeluarkan tulisan bahwa mesin ATM tak bisa melayani penarikan tunai. “Saya panik dan sempat tekan tombol cancel,” kata Lina.

Disaat yang bersamaan muncul seorang pria yang menawarkan jasa untuk membantu Lina. Karena panik, Lina tak menaruh curiga.
Pria tersebut lantas mengeluarkan dan memasukkan ulang kartu ATM dan meminta Lina untuk memasukan nomor PIN.

Seperti tak sadar Lina pun menuruti permintaan pria tadi untuk masukan PIN ATM. Beberapa saat setelah dioperasikan oleh pria tadi, Lina kemudian diberi sebuah ATM yang berbeda. “Saya seperti tak sadar. Tanpa melihat saldo dan kartu ATM, saya langsung ke Top 100,” ujarnya.

Betapa kaget Lina saat tiba di Top 100 saat mencoba lagi di mesin ATM bank yang sama, ternyata ATM itu bukan miliknya. ATM Lina telah ditukar.

Lina kemudian ke bank Mandiri terdekat dan saat print out buku rekeningnya, uang Rp 20 juta dalam rekening telah ludes. “Tinggal Rp 100 ribu saja,” katanya.

Dari print out itu tertera, pelaku menguras uangnya dengan dua cara yakni Rp 15 juta secara transfer dan Rp 5 juta ditarik tunai. “Waktunya ya sama saat di mesin ATM yang di Aviari,” kata Lina.

Tidak terima dengan kejadian itu, Lina melapor ke Polsek Batu Aji dengan harapan polisi bisa menemukan pelaku penguras isi tabungannya itu. “Itu uang tabungan untuk sekolah anak pak,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu M Syaid, membenarkan laporan tersebut dan anggotanya sedang melakukan penyelidikan.

Dengan kejadian itu, Syaid mengimbau kepada seluruh warga di Batu Aji agar kedepannya jangan mudah mempercayai orang tak dikenal saat di mesin ATM. Apapun masalah diupayakan untuk tetap tenang dan segera lapor ke petugas keamanan setempat. “Kalau polisi tak ada di sekitarnya, cari sekuritinya biar dicek sebelum melapor ke bank terkait. Jangan percaya orang lain,” ujar Syaid.

Belakangan ini warga Batu Aji memang kerap menuai persoalan dengan keberadaan mesin ATM yang ada di wilayah Batu Aji. Hampir semua mesin di sana bermasalah mulai dari sering menelan kartu ATM, mendadak padam saat sedang transaksi dan lain sebagainya. Warga sudah berulang kali mengeluhkan hal itu, namun pihak Bank hanya bisa menyarankan untuk buat ulang ATM yang baru dengan biaya tambahan.

“Sebulan ini dua kali ATM saya tertelan di Fanindo. Hampir semua mesin ATM di sana sepertinya bermasalah,” ujar Iwan salah seorang warga di Batu Aji. (eja)

Respon Anda?

komentar