Beraksi di 12 TKP, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Akhirnya Ditangkap Polisi

963
Pesona Indonesia

Tangkap. besar. Foto Pixabay.combatampos.co.id – Jajaran Polsek Tanjungpinang Timur bekerjasama dengan tim Buser Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil membekuk DH (22) dan RH (24), pelaku pencurian di rumah yang ditinggal kosong penghuninya dan selama ini meresahkan masyarakat Tanjungpinang, pada Selasa (22/3) sore.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Wahyu Norman Hidayat, mengatakan penangkapan terhadap kedua pelaku dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari para korban dan kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

”Pengungkapan ini hasil penyelidikan Tim Buser Satreskrim Polres dan unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur. Kedua pelaku kami tangkap di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Gatot Subroto kilometer lima dan di Perumahan Palm Hill, kilometer Sembilan,” ujar Norman, Rabu (23/3).

Dikatakan Norman, dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku tersebut. Aksi kejahatan yang dilakukan mereka sebanyak 12 lokasi di wilayah hukum Polres Tanjungpinang. Dalam menjalankan aksinya pelaku mengincar rumah yang ditinggal kosong pemiliknya.

”Pengakuannya ini akan kami cocokan dengan laporan yang kami terima baik laporan di Polres atau pun jajaran Polsek lainnya,” kata Norman.

Dilanjutkan Norman, dari pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan. Pihaknya berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan pelaku selama ini.

”Adapun barang bukti hasil kejahatan pelaku yang belum sempat terjual diantaranya, 9 unit handpone berbagai merk, 1 laptop, 2 unit televisi merk Sharp, 1 printer merk Pixma, 6 buah jam tangan, 1 buah powerbank, 1 buah camera digital merk Nikon, 2 buah sangkur, dua buah obeng dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio BP 5784 BL yang digunakan pelaku,” beber Norman.

Saat ini, lanjut Norman, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Tanjungpinang Timur untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

”Ini masih kami kembangkan lagi. Atas perbuatannya mereka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar