Berantas Narkoba, Polda Kepri Kembali Razia Penumpang KM kelud

506
Pesona Indonesia
Polisi saat memeriksa barang bawaan penumpang KM Kelud. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Polisi saat memeriksa barang bawaan penumpang KM Kelud. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Semakin banyaknya peredaran narkoba yang masuk ke Batam, membuat aparat harus bekerja ekstra untuk mengantisipasi dan menghentikan peredaran barang haram tersebut.

Jajaran Direktorat Narkoba Polda Kepri, kembali menggelar razia kepada penumpang kapal KM kelud dari Belawan tujuan Batam di pelabuhan Beton, Sekupang. Rabu (23/3).

Operasi ini akan terus kita gelar, tidak hanya pelabuhan saja, namun di hotel, pemukiman yang dianggap memiliki jaringan narkoba akan kami razia,” kata Dir Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Wiyarso.

Operasi kali ini pihaknya menurunkan 72 personel dan anjing pelacak (K9). Untuk memudahkan pemeriksaan seluruh penumpang dari Belawan tujuan Medan ini juga dibubuhi stempel setelah diperiksa.

“Yah, biar tidak terjadi pemeriksaan ganda,” ujarnya.

Dalam operasi bersinar ini tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan, narkoba maupun minuman beralkohol lainnya.

Sementara itu Kapolsek KKP Sekupang, AKP Jhon Sitepu mengungkapkan razia akan selalu dilaksanakan, hal ini merupakan upaya untuk memberantas masuknya narkoba ke Batam.

“Kita harapkan Batam bisa bebas dari narkoba,” kata dia.

Berdasarkan operasi yang digelar selama ini, pengedar sangat kreatif dalam usaha menyelundupkan barang haram tersebut ke Batam.

“Mereka pintar, selalu ada upaya untuk mengelabui petugas. Itu yang akan kita hentikan,” tutupnya.

Pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id) di lapangan, penumpang terlihat antri mengikuti pemeriksaan, berdasarkan data dari Pelni, sebanyak 628 penumpang dari Belawan, Medan. (cr17)

Respon Anda?

komentar