Ini Makanan dari Lingga yang Bisa Mencegah Kolesterol dan Mag

1510
Pesona Indonesia
Menu makanan olahan sagu di kedai Pak Bay, Daik Lingga. Foto: hasbi/batampos
Menu makanan olahan sagu di kedai Pak Bay, Daik Lingga. Foto: hasbi/batampos

batampos.co.id – Sebuah kedai kaki lima di Taman Tanjung Buton (TB), Desa Mepar, Daik, Lingga, ramai dikunjungi warga, sejak tiga bulan terakhir.

Yang datang ke kedai milik Pak Bay itu tak hanya warga Lingga, tapi wisatawan asal Malaysia juga ramai.

Usut punya usut, ternyata menu makanan yang disajikan adalah makanan tradisional melayu dari olahan sagu.

Meski lokasinya sederhana dan bekas timbunan tanah merah, serta hanya memiliki kursi dan meja sederhana, namun masakan olahan sagu yang nikmati itu menjadi daya tarik tersendiri.

View laut tempat nelayan menjaring ikan serta panorama puncak Gunung Daik yang dihiasi jingganya sore, juga jadi daya tarik tambahan. Sambil menikmati makanan olahan sagu, bisa menyaksikan matahari terbenam.

Bay, pemilik kedai mengatakan sengaja menjamu pelanggan dengan menu berbeda. Makanan olahan sagu, adalah satu kekhasan yang kental bagi orang-orang di Daik Lingga. Ini dikatakannya jadi peluang besar, sebab belum ada warung atau kedai di Lingga yang menjual makanan olahan sagu.

“Disini ada sayur lambok, Gubal dengan masak asam ikan pari, Lempeng, Laksa Kuah, Laksa Goreng, dan Kepurun. Semua makanan hasil olahan sagu,” jelas Pak Bay, Kamis (24/3/2016).

Selama ini, terangnya, makanan khas orang-orang melayu Daik hanya dapat ditemukaan di rumah-rumah warga. Bahkan sedikit yang memasarkan.

Selain itu, kata Bay, yang lebih penting lagi sehatnya makanan sagu dan sangat cocok untuk pengidap kolestrol dan mag.

“Sagu ini banyak manfaatnya. Ada untuk kolestrol dan penyakit mag. Ada juga tamu dari Pinang, Batam, dan Malaysia yang sengaja datang karena rindu dengan makanan olahan sagu,” sambungnya lagi.

Untuk satu porsi makanan olahan sagu cukup murah. Satu porsi dipatoknya Rp 15 ribu. Sedangkan bahan baku, cukup mudah didapat karena di Lingga penghasil sagu.

“Sagu mudah di sini. Kita buka dari jam 03.00 WIB sore sampai 11.00 malam. Allhamdulillah, sejak menu olahan sagu, tak pernah sepi,” tutupnya. (mhb)

Respon Anda?

komentar