Kios Liar Picu Kecemburuan Sosial

906
Pesona Indonesia
Deretan kios liar yang berada di Simpang Kara, Batam Kota. Foto: Rezza Herdiyanto/ Untuk Bataaam Pos
Deretan kios liar yang berada di Simpang Kara, Batam Kota. Foto: Rezza Herdiyanto/ Untuk Bataaam Pos

batampos.co.id – ketidaktegasan Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam terhadap keberadaan kios dan bangunan liar di pinggir jalan menjadi persoalan serius saat ini. Tidak saja merusak lahan penghijauan, tapi juga menimbulkan kecemburuan sosial.

Itulah yang terjadi di lokasi lahan penghijauan yang ada di wilayah Batu Aji. Warga yang sudah di PHK (pemutusan hubungan kerja) dari perusahaan, mulai berlomba-lomba memanfaatkan lahan kosong di pinggir jalan untuk dijadikan tempat usaha sementara. Jumlahnya tidak sedikit, bahkan ratusan warga yang sudah tidak bekerja itu, memanfaatkan uang pasangon mereka untuk berniaga di pinggir jalan.

Imbasnya, semakin hari kios dan bangunan liar di pinggir jalan kian menjamur dan warga yang tidak kebagian lahan penghijauan itupun kecil hati. Penelusuran koran Batam Pos (grup batam.co.id), mereka yang sudah menempati lahan penghijauan umumnya membeli atau membayar kepada oknum yang mengklaim berhak atas lahan publik itu.

”Ini saya sewa Rp 700 ribu sebulan ke oknum yang mengaku pemilik lahan. Saya sudah tak kerja lagi, jadi memang butuh usaha seperti ini agar bisa bertahan hidup di Batam,” ujar Rudi, salah satu pemilik kios di lahan penghijau pinggir jalan Marina, Sekupang, Rabu (23/3).

Mulanya Rudi mengaku ragu-ragu menyewa. Namun melihat banyak warga lain yang memanfaatkan lahan penghijauan itu dan tak pernah ditegur, dia pun nekat. ”Di Batam Center juga banyak kok yang jualan di pinggir jalan (kios liar) tapi tak ditertibkan,” sebutnya.

Senada juga disampaikan Magdalena, pemilik kios liar lain di pinggir jalan Simpang Basecamp, Batu Aji. Dia ikut membangun kios liar di lahan penghijau lantaran di lokasi yang sama sudah berdiri banyak kios dan bangunan liar lainnya. ”Mereka bisa, kenapa saya tidak bisa. Kalau mau ditertibkan semuanya, jadi yang adil,” kata ibu tiga anak ini. (eja)

Baca juga:

Maret Peringatan Terakhir Pemilik Kios Liar di Batam

Sudah Diberi SP3, Pembangunan Kios Liar di Pasir Putih Tetap Berlangsung

Masalah Kios Liar di Batam Harus Ditangani Secara Serius

Respon Anda?

komentar