KPK Larang Tersangka Korupsi Proyek Gedung IPDN ke Luar Negeri

490
Pesona Indonesia
Foto/ilustrasi: JPNN.Com
Foto/ilustrasi: JPNN.Com

batampos.co.id РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM guna meminta pencegahan atas Dudy Jocom, tersangka kasus korupsi proyek gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dudy sebelumnya merupakan  kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri.

“KPK telah meminta pihak Imigrasi untuk melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tersangka DJ,” ungkap Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Kamis (24/3).

Priharsa menjelaskan, pencegahan terhadap bekas kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri itu semata-mata demi kepentingan penyidikan. Tujuannya agar ketika sewaktu-waktu Dudy dibutuhkan KPK, posisinya ada di dalam negeri.

Menurut Priharsa, surat pencegahan atas anak buah Tjahjo Kumolo di Kemendagri itu berlaku mulai 10 Maret 2016. “Pencegahan berlaku selama enam bulan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Dudy yang juga mantan ataf khusus menteri dalam negeri di era Gamawan Fauzi bersama telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi peoyek gedung IPDN Sumbar. Sedangkan pihak swasta yang menjadi tersangka korupsi itu adalah General Manager Hutama Karya Persero, Budi Rahmat Kurniawan. Dalam kasus ini, kerugian negaranya diperkirakan mencapai Rp 34 miliar. (boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar