37 Ribu Hektare Hutan Bakau Kepri Rusak, 25 Persen di Kabupaten Lingga

2531
Pesona Indonesia
hutan bakau
hutan bakau

batampos.co.id – Ketua LSM Pecinta Alam, Suhaimi mengemukankan, sebanyak 37,000 hektare hutan bakau di Provinsi Kepulauan Riau rusak parah akibat beragam kegiatan dan perambahan sejak beberapa tahun terakhir. Sementara, dari jumlah total kerusakan hutan bakau di provinsi ini, kerusakan yang terjadi di Kabupaten Lingga sebanyak 25 persen.

“Kerusakan hutan bakau di Kabupaten Lingga hingga 25 persen,” ujar Suhaimi yang sering disapa Bang M ketika ditemui di Dabo Singkep, belum lama ini.

Di Kabupaten Lingga, kerusakan bakau disinyalir akibat produksi arang berbahan bakau yang telah berlangsung lama. Bahkan di kawasan tertentu di Tanah Bunda Melayu ini, aktifitas dapur arang tidak hanya merusak hutan bakau namun juga berdampak pada lingkungan sekitar.

Aktifitas yang sudah berlangsung lama itu juga telah merusak udara di sekitar dapur arang yang diakibatkan debu dari pembakaran batang bakau.

Untuk itu, Bang M mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menjaga lingkungan khususnya hutan bakau sebagai tanaman pelindung bagi manusia. Dilain sisi, Bang M juga memikirkan hajat hidup pekerja dapur arang yang memenuhi kebutuhan mereka dari aktifitas tersebut.

“Jadi tak usah saling menyalahkan. Yang pasti mari kita menanam kembali bakau untuk kebutuhan kita sendiri,” ujar Bang M.

Dia juga merencanakan untuk menggelar aksi menanam bakau bersama dengan masyarakat pada hari lingkungan hidup, tepatnya Juni mendatang. Selain masyarakat, dia juga mengajak seluruh pengusaha dapur arang dan tambang agar turut menanam dan menjaga lingkungan.

Selain itu, Bang M juga menyinggu lahan pascatambang yang semestinya telah dilakukan reklamasi. Karena menurut Bang M, dana khusus untuk perbaikan lahan itu ada dan telah dibicarakan antara pemerintah dan pengusaha bahkan sebelum pengusaha tambang beraktifitas. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar